MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Guna mencegah penyebaran Hama dan Penyakit, Karantina Sumsel menggelar operasi patuh, di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Minggu (29/12/2024).
Operasi Patuh dilaksanakan pada hari Jumat 27 Desember 2024 bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Koramil Sungsang dan Polsek Sungsang.
Kepala Karantina Sumsel, Kostan Manalu mengatakan, operasi patuh kali ini fokus pada kepatuhan alat angkutan barang komoditas, masyarakat mobil pribadi dan para pejalan kaki yang sedang mudik ke kampung halaman maupun berlibur.
“Operasi patuh merupakan bentuk sosialisasi terhadap masyarakat, untuk meningkatkan kepatuhan perkarantinaan,” ungkap Kostan.
Ia menambahkan, lalulintas komoditas selama nataru dari Provinsi Sumatera Selatan ke Bangka Belitung melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api dan sebaliknya, terus meningkat.
“Seiring hal tersebut, Karantina Sumsel meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan, untuk mencegah masuk dan keluarnya hama penyakit baik hewan, ikan, maupun tumbuhan,” katanya.
Pada operasi tersebut, ia juga menyebutkan sebagian masyarakat masih belum memahami prosedur karantina.
“Ya masih ada masyarakat yang belum memhami prosedur karantina dalam membawa komoditas hewan, ikan dan tumbuhan beserta turunannya. Kemudian Karantina Sumsel melakukan sosilisasi aturan perkarantinaan,” tuturnya.
Sementara itu, Mardiyan, Ketua Tim Kerja Penegakan Hukum Karantina Sumsel, mengharapkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya karantina.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran hama penyakit dengan lapor karantina agar mudik aman bersama karantina,” ungkapnya.
Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan Anita Setyawati saat memimpin apel operasi patuh mengungkapkan sebelumnya telah dilaksanakan Operasi Patuh menjelang Nataru.
“Namun pada operasi patuh kali ini masih tetap didapati komoditas yang tidak dilengkapi dokumen, kemudian difasilitasi untuk melengkapi dokumen karantina di desk posko operasi patuh,” tandasnya.














