BERITA TERKINI

Cegah Pertumpahan Darah, Ini yang Dilakukan Forkompimcam Air Saleh Kepada Petani

×

Cegah Pertumpahan Darah, Ini yang Dilakukan Forkompimcam Air Saleh Kepada Petani

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, ‎BANYUASIN – Penyerobotan lahan yang berpotensi keributan, bahkan kerap menjadi pertumpahan darah sangat dikhawatirkan perangkat desa setempat, termasuk di Desa Solok Batu, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel akhir-akhir ini, Jumat (8/8/2025).

Dengan tindakan cepat, Forkompimcam Air Saleh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, mengumpulkan para petani yang tidak lain korban penyerobotan lahan, dengan instansi terkait, guna membahas lahan seluas 125 HA yang diduga diserobot warga.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Air Saleh, dengan melibatkan perangkat desa setempat, Camat Air Saleh, Mulyadi, Kapolsek Makarti Jaya, Iptu Suhendri, unsur TNI diwakilkan Serka Qori, Perwakilan DPRD Sumsel, Arisa Lahari.

Turut hadir Dirut LBH Bima Sakti, M Novel Suwa sebagai kuasa hukum dari 125 petani yang merupakan korban penyerobotan lahan.

“Hasil pertemuan kami itu, tidak lain Forkompimcam meminta sama-sama dapat menahan diri dan jangan sampai terjadi konflik horizontal, yang akan merugikan diri sendiri,” ungkap Novel Suwa.

Novel menjelaskan, Forkompimcam Air Saleh, aktivitas petani tetap akan dilakukan seperti biasa, bersawah dan silahkan nikmati hasilnya. Petani pun sepakat mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan.

“Karena dalam perkara ini sudah saling lapor, maka kami akan menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwajib. Tinggal pembuktiannya saja di Pengadilan,” tegasnya.