Danrem 044/Gapo Mengikuti Apel Gelar Pasukan Kompi Tracer dan Kompi Vaksinator Covid-19

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PALEMBANG –
Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, mengikuti kegiatan apel gelar pasukan tracer dan vaksinator Covid 19, Pelataran Benteng Kuto Besak, Jalan Sultan Mahmud Badarudin Kelurahan 19 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang, Senin (1/3/2021).

Bacaan Lainnya

Kegiatan apel gelar pasukan ini dalam rangka pengecekan kesiapan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Tenaga Kesehatan yang ditetapkan sebagai kompi Tracer dan Kompi Vaksinator, dipimpin Gubernur Provinsi Sumsel, Herman Deru.

Gubernur Prov Sumsel, H Herman Deru mengatakan, saat ini penularan Covid-19 masih terus terjadi, namun jika dilihat dari jumlah rata-rata harian kasus baru, sejak 2 minggu terakhir sudah mengalami penurunan dari 90 – 100 orang perhari menjadi 40 – 50 orang perhari.

“Berdasarkan risiko penularan di wilayah (Zonasi) tidak ada lagi Kab/Kota yang masuk dalam kategori Penularan Tingkat Tinggi (Zona Merah). Sebanyak 13 kab/kota dengan risiko penularan tingkat sedang (zona orange) dan 4 kabupaten masuk kategori penularan risiko tingkat rendah (zona kuning),” tuturnya.

Lebih lanjut pimpinan apel mengatakan, untuk memutus rantai penularan Covid-19, Masyarakat wajib melaksanakan protokol kesehatan secara ketat terutama melalui gerakan 3 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan), sedangkan Pemerintah wajib memperkuat 3 T (Tracing, Testing dan Treatment).

Pelacakan kontak erat yang baik menjadi kunci utama dalam memutus rantai transmisi Covid-19.

“Salah satu Elemen utama pada implementasi pelacakan kontak adalah pelibatan dan dukungan dari semua satuan tugas serta masyarakat, hal ini sangat penting untuk memastikan tidak adanya stigma yang muncul pada orang-orang yang masuk kategori kontak erat, sehingga orang yang kontak erat dapat melakukan karantina mandiri, dilakukan testing serta dipantau kesehatannya,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, Untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19.

“Selain menerapkan Protokol Kesehatan juga dilakukan vaksinasi yang bertujuan untuk mencapai kekebalan kelompok (Herd Immunity) guna mencegah penyakit dan melindungi kesehatan masyarakat, menurunkan angka kematian, menjaga produktifitas serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi, karena itu kami mengajak kita semua, mari tingkatkan capaian vaksinasi yang setinggi-tingginya diatas 80 persen,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, kita perlu meningkatkan kerja sama berupa dukungan penyediaan tenaga kesehatan, tempat vaksinasi Covid-19, keamanan, sosialisasi dan penggerakan masyarakat agar vaksinasi Covid-19 dapat berjalan lancar dengan Capaian sasaran yang divaksin tinggi dan merata di semua daerah, yang pada akhirnya terbentuk imunitas di masyarakat dalam mencegah dan memutus rantai penularan sehingga Pandemi Covid-19 cepat berakhir.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait