MATTANEWS.CO, PANGANDARAN – Momentum euforia sepak bola dimanfaatkan Akuarium Indonesia Pangandaran untuk menghadirkan berbagai atraksi dan program interaktif bagi para wisatawan. Sejak 4 Juli hingga partai final, pengunjung disuguhkan beragam kegiatan bertema sepak bola yang dikemas secara kreatif tanpa menghilangkan unsur edukasi mengenai kehidupan biota laut.
Direktur Akuarium Indonesia Pangandaran, Sudranto, mengatakan, pihaknya sengaja menghadirkan konsep wisata yang berbeda agar pengunjung memperoleh pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif, Jum’at (10/07/2026).
“Selama berlangsungnya euforia sepak bola, kami menghadirkan berbagai aktivitas menarik bertema sepak bola. Harapannya, pengunjung tidak hanya menikmati koleksi biota laut, tetapi juga merasakan pengalaman wisata yang lebih berkesan,” ujar Sudranto.
Salah satu atraksi yang paling menarik perhatian adalah juggling bola di dalam air. Para penyelam profesional mengenakan kostum bertema sepak bola sambil memperagakan kemampuan memainkan bola di dalam akuarium raksasa selama lima hingga sepuluh menit.
Selain pertunjukan juggling, momen pemberian pakan kepada ikan juga dikemas lebih atraktif. Para penyelam tetap mengenakan kostum sepak bola saat melakukan feeding show, sehingga menghadirkan tontonan yang unik dan menghibur bagi seluruh pengunjung.
Tak hanya itu, Akuarium Indonesia Pangandaran juga menggelar gol berhadiah. Dalam permainan tersebut, pengunjung diberi kesempatan menendang bola ke arah lima lubang target yang telah disiapkan. Peserta yang berhasil memasukkan bola ke sasaran berhak membawa pulang hadiah menarik.
“Kami juga mengadakan kuis bertema sepak bola. Namun, di sela-sela kegiatan tersebut kami tetap menyampaikan edukasi tentang berbagai jenis biota laut, habitatnya, serta pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut,” kata Sudranto.
Bagi masyarakat yang belum sempat datang langsung ke lokasi, pihak pengelola juga menyediakan program interaktif melalui media sosial Instagram berupa tebak skor pertandingan. Peserta yang berhasil menebak skor dengan tepat juga berkesempatan mendapatkan hadiah.
Menurut Sudranto, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan upaya menghadirkan alternatif destinasi wisata di Pangandaran. Selama ini, sebagian besar wisatawan identik dengan aktivitas berenang, bermain pasir, maupun menikmati ombak di pantai.
Melalui Akuarium Indonesia, wisatawan dapat menikmati suasana yang sejuk dan nyaman tanpa harus beraktivitas di luar ruangan.
“Pengunjung bisa beristirahat dari panasnya cuaca pantai sambil menikmati berbagai atraksi yang kami sajikan. Ini menjadi pilihan wisata keluarga yang berbeda ketika berlibur ke Pangandaran,” jelasnya.
Program bertema sepak bola ini akan berlangsung hingga partai final. Selama periode tersebut, Akuarium Indonesia Pangandaran menargetkan sekitar 1.000 pengunjung setiap hari.
Hingga saat ini, jumlah kunjungan telah mencapai sekitar 500 hingga 600 orang per hari, dan diperkirakan akan terus meningkat seiring masih berlangsungnya masa liburan sekolah.
Sementara itu, terkait kemungkinan menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan final, Sudranto mengatakan pihaknya belum dapat merealisasikannya.
Keterbatasan kapasitas tempat, aspek teknis penyelenggaraan, serta pertimbangan komersial menjadi alasan utama sehingga fokus kegiatan tetap diarahkan pada berbagai atraksi dan program interaktif yang telah disiapkan.
Lebih lanjut, Sudranto menilai momentum libur sekolah memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata di Pangandaran secara keseluruhan.
Menurutnya, pola kunjungan wisatawan sudah cukup terbentuk, di mana setiap akhir pekan, musim libur sekolah, maupun libur akhir tahun selalu terjadi peningkatan jumlah wisatawan.
“Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh pengelola objek wisata, tetapi juga hotel, restoran, pelaku UMKM, hingga jasa pariwisata lainnya. Kami berharap kondisi ini terus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia,” pungkas Sudranto.














