Demi Kepentingan Perusahaan, Gedung SD Ini Jadi Korban

MATTANEWS.CO,FAKFAK – Ketua DAP Wilyah III Doberay Paul Finsen Mayor merespon adanya penyalahgunaan hak-hak dasar masyarakat adat. Dia menyebutkan ada sekolah rusak parah hanya demi kepentingan investasi sebuah perusahaan.

Saat dibincangi Mattanewsco, Minggu (12/9/2021) dia menceritakan nasib gedung SD YPK Serito di Distrik Samuri, Kabupaten Teluk Bintuni dibangun LNG Tangguh sekarang mengalami kerusakan. Sebelumnya SD itu, dipindahkan dari kampung Tanah Merah demi membangun Kilang Gas Alam Cair.

“Hal ini terkesan mengabaikan hak-hak dasar masyarakat adat setempat. Tentunya sangat mengecewakan pemilik tanah yang dipergunakan demi kepentingan Investasi saja,”katanya

Ditegaskan, kerusakan SD harus jadi tanggung jawab LNG Tangguh. Mereka terkesan mengabaikan masyarakat setempat anak-anak sekolah demi kepentingan pribadi perusahaan tersebut.

“SD YPK Serito jadi tempat Perusahaan LNG Tangguh mengambil sumber daya alamnya! Lalu sekolah ini rusak parah. Dimana dana CSR nya?,”ucapnya

Dia berharap pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni ataupun Pemerintah Provinsi Papua Barat turun tangga. Dia meminta untuk pemerintah memanggil pihak perusahaan agar bisa bertanggung jawab.

“Saya harap segera Pemerintah untuk segera turun tangga,”pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait