Adsafelink | Shorten your link and earn money

Reporter : Nasir

BANYUASIN, Mattanews.co – Mewujudkan generasi yang bersih, sehat dan cerdas, Pemerintah Desa Durian Daun, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, menggelar sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang berlangsung di Kantor desa setempat, Senin (28/9/2020) lalu.

Pj Kepala Desa Durian Daun, Suhendra mengimbau kepada seluruh masyarakat khususya masyarakat Desa Durian Daun, untuk senantiasa menerapkan PHBS melalui Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS), untuk memutus rantai Covid-19.

“Dengan mengandeng Puskesmas Kecamatan Suak Tapeh, kita harapkan bisa mengedukasi masyarakat melalui Posyandu, Pustu untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pentingnya perilaku hidup sehat,” ujarnya, Rabu (30/9/2020).

Pria yang akrab disapa Hendra ini berharap, sosialisasi yang dilakukan agar masyarakat bisa menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, terutama dilingkungan keluarga.

“Dan tentunya kami berharap dengan adanya sosialisasi ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi wajib diterapkan di lingkungan rumah, demi terwujudnya masyarakat Desa Durian Daun yang bersih, sehat dan cerdas,” harap Hendra.

.Sejalan dengan program Banyuasin Sehat, Ketua TP PKK Kecamatan Suak Tapeh, Siti Aisya pada kesempatan yang sama menyebutkan, bahwa penerapan pola PHBS di Desa Durian Daun patut diacungkan jempol.

Menurutnya, Desa Durian Daun dinilai berhasil laksanakan PHBS dengan baik.

“Saya menilai pola PHBS telah dilaksanakan oleh warga Desa Durian Daun dengan sangat sempurna, bahkan hampir 80 persen telah terapkan PHBS. Terbukti dengan tidak ada lagi MCK jongkok dan tidak sesuai standar kesehatan,” ungkapnya.

Namun menurutnya, penerapan pola PHBS tidak hanya sebatas jamban saja, melainkan juga perlu penerapan kesehatan lainya.

“Yang perlu kita perhatikan agar sehat, itu dimulai dari rumah. Dengan tidak merokok dirumah, kebersihan rumah juga perlu diperhatikan dan yang paling penting jangan lupa cuci tangan,” katanya.

Sementara Kepala UPT Puskesmas Suak Tapeh Liceniati menuturkan, untuk membentuk kesadaran peduli ramah lingkungan menuju warga masyarakat sehat dan bersih.

Hal itu telah menjadi tugas pemerintah pusat, daerah dan pemerintahan desa.

Kata dia, Program Kampung Ramah Lingkungan (KRL) terus digalakan oleh pemerintah diharapkan dapat menjawab permasalahan dan solusi di masyarakat.Tak terkecuali Pemerintah Desa Durian Daun.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa Durian Daun yang telah menyelenggarakan acara ini, semoga saja program ini dapat terealisasi sesuai yang diharapkan oleh pemdes dan masyarakat.” ungkapnya.

Dikatakan dia, bahwa tujuan Sosialisasi PHBS ini untuk memberikan pengetahuan guna menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat dengan membuka jalur komunikasi.

Selain itu terang dia, memberikan informasi dan edukasi tentang sikap juga prilaku sehingga membantu masyarakat mengenali dan mengatasi masalah sendiri.

Terutama dalam tatanan rumah tangga, agar dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dalam rangka menjaga, memelihara, dan meningkatkan kesehatan.

Lebih lanjut dikatakan dia, dalam sehat terutama Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) karena unit terkecil dalam masyarakat itu adalah keluarga yang paling penting berprilaku hidup bersih dan sehat.

“Berharap setiap keluarga mampu berprilaku hidup bersih dan sehat sehingga akan menciptakan sekala besarnya masyarakat yang bersih dan sehat,” ucapnya.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here