Deteksi Gangguan Kamtibmas, Lapas Klas I Palembang Dirazia

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PALEMBANG –
Guna upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang, menggelar razia gabungan pada kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama Aparat Penegak Hukum (APH) Kota Palembang, Rabu (7/4/2021).

Bacaan Lainnya

Razia yang berlangsung kurang lebih tiga jam ini, dipimpin langsung Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang, dengan melibatkan BNNP Sumatera Selatan dan Anggota Tim Hunter Polrestabes Palembang.

Petugas gabungan yang dibagi menjadi empat tim melakukan razia di semua kamar hunian pada Sektor SMB II dan AK Gani Lapas Kelas I Palembang. Alhasil, ditemukan puluhan korek api, carter dan handphone rusak.

Kepala Lapas Klas I Palembang, Kadiyono menjelaskan hasil razia kali ini, sudah menurun. Itu dikarenakan, rutinnya dilakukam razia dadakan.

“Giat ini dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-57, sekaligus sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban yang dilaksanakan secara serentak oleh Lapas / Rutan dengan berdasarkan Surat Edaran Dirjen PAS No. PAS.2-PK.02.10.02-143,” jelas Humas Kemenkumham, Hamsir melalui Kalapas Klas I Palembang, Kadiyono.

Kalapas Klas I Palembang, Kadiyono menambahkan, dengan kegiatan ini, semoga sinergitas yang terjalin antara Aparat Penegak Hukum dalam Hal ini Lapas Kelas I Palembang, BNN Provinsi Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang akan terus terjalin dengan baik.

“Untuk itu terimakasih atas dukungannya selama ini dan pada kegiatan kali ini Alhamdulilah berjalan aman dan tertib,” pungkasnya.

Sementara, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Sabhara, AKBP Erwin Irawan SIk membenarkan anggotanya ikut memback up razia yang digelar Lapas Klas I Palembang.

“Ada 21 personil yang turun ke lokasi. Kita diminta pihak Lapas untuk memback up. Tujuan razia, tidak lain deteksi gangguan kamtibmas. Mengenai hasil razia, hanya ditemukan tujuh unit handphone rusak, carger, gunting kuku, carter dan korek api,” jelas AKBP Erwin Irawan SIk.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait