BERITA TERKINI

Diduga Beasiswa UKT Dipotong, Mahasiswa Unigal Ciamis Protes ke Pihak Kampus

×

Diduga Beasiswa UKT Dipotong, Mahasiswa Unigal Ciamis Protes ke Pihak Kampus

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, CIAMIS – Beasiswa UKT (Uang Kuliah Tunggal) merupakan bantuan pendidikan dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang diperuntukan bagi mahasiswa terkendala finansial.

Namun, salah satu mahasiswa di Universitas Galuh (Unigal) Kabupaten Ciamis Jawa Barat Reindra (Nama Samaran) menyayangkan, beberapa Mahasiswa di Unigal yang mendapatkan Beasiswa UKT tersebut terkena potongan senilai 400.000 dari total beasiswa 2.400.000 / mahasiswa oleh pihak kampus.

Dia mengatakan, sudah dua minggu ini mahasiswa di kampus sudah ramai memperbincangkan perihal pemotongan ini, sehingga pihaknya mencurigai ada hajat besar di kampus.

“Saya dan teman-teman mahasiswa buat pamflet meminta pihak kampus transparansi mengenai pemotongan beasiswa UKT, karena kita cari informasi dari Kemendistek takut ada pemotongan, ternyata tidak ada,” ucapnya kepada Mattanews.co Sabtu (15/1/2021).

Ia melanjutkan, diketahui mahasiswa, kementrian menurunkan anggaran kedua segmen, yang satu di Kemendistek dan yang satu di DPR-RI. Yang melalui Kemendistek disebutnya murni, beasiswa murni dari Kemendistek aman tidak ada potongan.

“Nah yang ada potongan itu beasiswa UKT melalui Aspirasi DPR-RI, padahal nominal nya sama 2,4 juta, di potong 400 ribu kali 300 mahasiswa,” jelasnya.

Masalah data, kata dia, sudah mencari informasi ke teman-teman mahasiswa bahkan dari website Kemendikbud. Di situ menyebutkan akan dikenakan sanksi jika ditemukan pemberian uang kuliah tidak tepat sasaran, perguruan tinggi tersebut akan mendapatkan sanksi berupa pinalti kinerja yang berdampak pada alokasi anggaran dari pemerintah.

“Jadi tidak ada hal-hal lain soal pemotongan beasiswa, seharusnya pihak kampus mempermudah atau meringankan mahasiswa yang mendapatkan beasiswa bukan malah beasiswa yang diberikan pemerintah itu dipotong,” paparnya.

Sementara itu, Asep selaku Kemahasiswaan di Universitas Galuh (Unigal) saat dikonfirmasi Mattanews.co menyangkal pihak kampus melakukan pemotongan beasiswa UKT yang diterima mahasiswa unigal.

“Beasiswa itu ada beberapa macam, ada UKT, Aspirasi dan KIP. Tidak ada pemotongan karena memang besarannya itu 2 juta karena ini dari aspirasi,” terangnya.

Dia melanjutkan, penerima beasiswa UKT ada 450 orang dengan nominal beasiswa memang 2,4 juta perorang dan untuk penerima beasiswa Aspirasi itu ada 300 orang dengan nominal 2 juta perorang.

“Aspirasi tidak termasuk beasiswa UKT, hanya aspirasi dewan saja,” tukasnya.