BeritaBERITA TERKINIEKONOMI & BISNISNUSANTARA

Dijanjikan Serah Terima Tahun 2027 Puluhan Rumah Lavender Sudah Diserahkan, Kepuasan Konsumen pada Pengembang

×

Dijanjikan Serah Terima Tahun 2027 Puluhan Rumah Lavender Sudah Diserahkan, Kepuasan Konsumen pada Pengembang

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Komitmen bukan sekadar janji, kembali dibuktikan oleh Vision Point Group (VPG), pengembang kawasan hunian The Nest Sanctuary di Palembang, melalui penyelenggaraan Property Handover & Housewarming 2026, Sabtu (7/11/2026).

Acara istimewa ini menjadi puncak kegiatan serah terima massal puluhan unit rumah tipe Lavender yang berlokasi di Garden Zone, Blok C dan Blok D, sekaligus menjadi ajang kebersamaan bagi para pemilik rumah dan penghuni kawasan The Nest Sanctuary.

Menariknya, rumah-rumah tersebut semula dijanjikan untuk diserahterimakan pada tahun 2027. Namun, berkat percepatan pembangunan yang dilakukan pengembang, para konsumen kini dapat menerima dan menikmati rumah impian mereka lebih awal, bahkan sebelum memasuki pergantian tahun baru 2027.

Kebahagiaan pun terpancar dari para konsumen. Atin, salah seorang pemilik rumah Lavender mengungkapkan rasa syukurnya karena impian memiliki rumah baru sebelum pergantian tahun akhirnya terwujud.

“Senang sekali, karena memang harapan kami tahun baru nanti sudah punya rumah baru. Ternyata rumahnya bisa diserahterimakan lebih cepat dari yang dijanjikan,” ungkap salah seorang konsumen.

Dalam kesempatan tersebut, Finola Prejady, Marketing Director Vision Point Group, menyampaikan pesan menarik dengan nada bercanda mengenai komitmen pengembang kepada para konsumennya.

“Kalau dibilang serah terima rumah di The Nest Sanctuary selalu tepat waktu, sebenarnya kurang tepat. Karena kenyataannya, banyak rumah justru kami serahkan lebih awal dari jadwal yang sudah dijanjikan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan strategi pengembangan The Nest Sanctuary yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target penjualan, tetapi juga mengutamakan kepastian pembangunan serta kepercayaan konsumen. Kemampuan menyerahkan rumah lebih awal merupakan salah satu keunggulan kompetitif The Nest Sanctuary di tengah semakin selektifnya konsumen dalam memilih produk properti.

CEO Vision Point Group, Iwang, menegaskan bahwa percepatan serah terima bukan berarti mengorbankan kualitas bangunan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rumah yang diserahterimakan tetap memiliki kualitas prima, dibangun sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, dengan standar kualitas yang setara dengan hunian kelas real estate,” jelasnya.

Iwang mengungkapkan bahwa salah satu kunci percepatan pembangunan adalah keberanian pengembang untuk memulai konstruksi bahkan sebelum unit rumah tersebut terjual.

Strategi ini menjadi pembeda The Nest Sanctuary dibandingkan dengan banyak proyek perumahan lainnya yang umumnya baru memulai pembangunan setelah unit terjual atau mencapai target pemasaran tertentu.

“Di The Nest Sanctuary, kami tidak menunggu rumah terjual baru mulai membangun. Justru banyak rumah sudah kami bangun terlebih dahulu termasuk proses pemecahan sertifikatnya. Kami ingin konsumen melihat langsung bukti nyata, bukan hanya membayangkan rumah dari gambar atau brosur,” tambahnya.

Tidak sedikit konsumen yang datang berkunjung merasa terkejut ketika mengetahui bahwa unit-unit rumah yang mereka lihat pada site plan dan materi pemasaran ternyata sudah berdiri secara nyata di lapangan.

Kondisi ini memberikan rasa aman dan keyakinan lebih besar bagi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian rumah. Bagi The Nest Sanctuary, bukti pembangunan menjadi bentuk komunikasi pemasaran yang jauh lebih kuat daripada sekadar janji.

Selain menjadi momentum serah terima rumah, Property Handover & Housewarming 2026 juga dirancang sebagai perayaan kebersamaan bagi para pemilik rumah dan penghuni kawasan.

Melalui acara ini, Vision Point Group memberikan kesempatan kepada warga untuk saling bersilaturahmi, berkenalan lebih dekat dengan tetangga, serta mulai membangun hubungan sosial yang hangat di lingkungan tempat tinggal mereka. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui rangkaian hiburan interaktif, pembagian souvenir, serta jamuan spesial yang disiapkan pengembang sebagai bentuk apresiasi kepada para konsumen.

Bagi Vision Point Group, keberhasilan sebuah kawasan hunian tidak hanya diukur dari jumlah rumah yang berhasil dibangun dan dijual, tetapi juga dari terciptanya kehidupan bertetangga yang harmonis, nyaman, aman, dan menyenangkan.

Dalam kesempatan yang sama, pengembang turut memperkenalkan program kerja Estate Management Division yang akan berperan penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kenyamanan hidup para penghuni.

Sejumlah fasilitas kawasan telah tersedia dan dapat dinikmati warga, antara lain Fitness Park, Children’s Playground, dan Community Hall yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial, pertemuan keluarga, gathering komunitas, hingga aktivitas kebersamaan lainnya.

Sementara itu, sejumlah fasilitas pendukung lainnya terus dipersiapkan dan dikembangkan, termasuk clubhouse yang dirancang memiliki fasilitas kolam renang, pusat kebugaran, lounge dan ruang serbaguna.

Pengembang juga tengah mengembangkan kawasan retail komersial Central Avenue, yang nantinya diharapkan menjadi pusat pemenuhan kebutuhan sehari-hari sekaligus tempat bersantai dan bersosialisasi bagi penghuni.

Kehadiran berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen Vision Point Group untuk membangun The Nest Sanctuary sebagai sebuah kawasan hunian terpadu yang tidak hanya menawarkan rumah, tetapi juga kualitas kehidupan yang lebih baik.

Di tengah keberhasilan mempercepat serah terima rumah Lavender, Vision Point Group juga terus melanjutkan pembangunan sejumlah produk hunian terbaru yang masih berada dalam tahap pemasaran. Di antaranya adalah Neo Amarilis, hunian premium dengan tiga kamar tidur yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang menginginkan kenyamanan, ruang lebih lega, dan kualitas hunian berkelas.

Selain itu, pengembang juga menghadirkan Finch Home Lite dan Finch Home Plus, hunian modern yang menyasar keluarga muda, pasangan baru menikah, serta generasi produktif yang ingin memiliki rumah pertama di kawasan perumahan yang tertata.

Produk Finch Home ditawarkan dengan harga mulai Rp 400 jutaan, disertai pilihan program pembiayaan KPR dengan angsuran mulai Rp1,9 jutaan per bulan, sesuai syarat dan ketentuan program pembiayaan yang berlaku. Menariknya, pembangunan unit-unit tersebut juga terus berjalan meskipun masih berada dalam tahap pemasaran.

Strategi membangun lebih awal ini kembali mempertegas komitmen Vision Point Group dalam menghadirkan kepastian produk bagi calon konsumen. Melalui Property Handover & Housewarming 2026, Vision Point Group ingin menegaskan bahwa kepercayaan konsumen harus dibangun melalui tindakan nyata dan konsistensi dalam memenuhi komitmen.

Percepatan serah terima rumah, pembangunan yang terus berjalan, peningkatan fasilitas kawasan, serta pengelolaan lingkungan yang berorientasi pada kenyamanan penghuni menjadi fondasi pengembangan The Nest Sanctuary ke depan.

Karena bagi Vision Point Group, membangun rumah bukan hanya tentang menghadirkan bangunan fisik, melainkan juga tentang mewujudkan impian keluarga, membangun komunitas, dan menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Penulis: Indra Hadi
Editor: Riki Okta Putra