Dinsos Tulungagung Rampungkan BLT DBHCHT 2022 Kepada 7.099 Penerima Manfaat

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Pemerintah kabupaten Tulungagung melalui Dinas Sosial merampungkan dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 7.099 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Adapun BLT tersebut menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2022.

Saat dijumpai, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung Drs. Suyanto, M.M., mengatakan pihaknya merampungkan penyaluran BLT DBHCHT untuk tahap dua bertempat di kantor Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Selasa (13/12/2022).

“Alhamdulillah, untuk BLT DBHCHT tahap 2 sudah rampung, tadi secara simbolis diterima penerima manfaat disaksikan Camat Gondang Sugeng Riyadi, S.Sos., dan dari perwakilan Bank Jatim,” kata Suyanto dihadapan awak media itu.

“Tahap 2 ada sekira 7.099 penerima manfaat,” imbuhnya.

Mantan Camat Ngantru Kabupaten Tulungagung menambahkan pihaknya dengan merampungkan penyaluran tahap dua ini dengan memberikan tiga bulan sekaligus.

Sebagaimana diketahui dalam tahap dua ini anggaran yang digelontorkan ke pihak penerima manfaat senilai 4,259 miliar.

“Tahap 2 ini setiap penerima manfaat mendapatkan uang tunai 600.000 rupiah untuk bulan Oktober, November, dan Desember tahun 2022,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Suyanto menjelaskan untuk anggaran BLT yang tidak tersalurkan pada tahap pertama secara otomatis akan masuk pada Sisa lebih penghitungan anggaran (Silpa) pada tahun 2022.

“Jadi sudah jelas, anggaran yang tidak serap masuk Silpa tahun 2022,” terangnya.

“Semoga adanya BLT DBHCHT ini bisa meringankan beban para petani, terlebih yang sedang alami gagal panen akibat dalam belakangan terakhir ini intensitas hujan cukup tinggi,” pungkasnya.

Tempat sama, Suwarno (50) berdomisili Desa Gondosuli Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung menuturkan bahwasanya uang bantuan dari pemerintah ini akan dipergunakan untuk membeli keperluan dalam menanam tembakau.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pemerintah khususnya Dinsos Tulungagung yang telah memperhatikan kami petani tembakau ini,” tuturnya.

“Uang 600 ribu nanti akan saya pergunakan untuk membeli kebutuhan dalam menanam tembakau seperti pupuk dan lainnya,” sambungnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait