MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sidoarjo terus berupaya menekan angka pengangguran dengan menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
Salah satunya melalui pelatihan kreator konten yang membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan digital menjadi bekal mencari kerja maupun membangun usaha mandiri.
Pelatihan sesi outdoor yang berlangsung pada Kamis (29/10/2026) di Alun-alun Monumen Jayandaru tersebut diikuti warga yang sebelumnya mendaftarkan diri melalui Instagram Disnaker Sidoarjo. Selain mendapatkan materi, peserta juga menjalani praktik langsung membuat konten video di luar ruangan.
Kepala Disnaker Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, S. Sos., MM., MT. mengatakan pelatihan konten kreator dipilih berdasarkan kajian terhadap kebutuhan dunia usaha dan industri yang kini semakin memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk.
“Pelatihan ini bukan sekadar kami ingin mengadakan pelatihan. Ada kajian terkait kebutuhan dunia usaha. Pelatihan ini memang dibutuhkan banyak perusahaan dan industri, salah satunya digital marketing dan konten kreator,” ujar Dwi Eko.
Menurutnya, kemampuan membuat konten menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan di tengah perkembangan pemasaran digital. Melalui konten yang menarik dan informatif, perusahaan dapat memperkenalkan produk kepada masyarakat secara lebih luas.
Di sisi lain, keterampilan tersebut juga dapat dimanfaatkan peserta untuk mencari pekerjaan, menawarkan jasa pembuatan konten, hingga mengembangkan usaha sendiri.
Dwi Eko menjelaskan, proses pemilihan peserta dilakukan melalui asesmen. Dari ratusan orang yang mendaftar, Disnaker memilih peserta yang dinilai memiliki kemauan untuk belajar dan kesiapan mengembangkan keterampilan agar dapat memasuki dunia kerja.
“Kami di sini mengadakan pelatihan berbasis kompetensi yang ada uji kompetensinya oleh BNSP. Jadi, memang benar-benar yang kami latih adalah mereka yang siap untuk dilatih,” jelasnya.
Ia menegaskan, pelatihan tersebut tidak berhenti pada pemberian materi. Peserta juga dipersiapkan mengikuti uji kompetensi untuk mengukur kemampuan yang telah dipelajari.
Disnaker berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan secara langsung, baik untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di perusahaan maupun membuka peluang usaha baru.
Siapkan Ribuan Lowongan Kerja
Selain memberikan pelatihan, Disnaker Sidoarjo juga menyiapkan langkah lanjutan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan melalui bursa kerja atau job fair.
Dwi Eko menyampaikan, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 3–5 November 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Jalan Lingkar Timur. Sebanyak 248 jabatan dengan sekitar 2.800 lowongan kerja disiapkan bagi masyarakat.
Hari terakhir pelaksanaan direncanakan secara khusus memberikan kesempatan kepada pencari kerja penyandang disabilitas. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen memperluas akses kerja yang setara bagi masyarakat.
Menurut Dwi Eko, pelatihan berbasis kompetensi dan penyediaan bursa kerja merupakan bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo menekan angka pengangguran. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, pencari kerja diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk diterima bekerja.
Ia juga mengingatkan peserta agar memanfaatkan keterampilan teknologi informasi secara positif. Kemampuan membuat konten dan pemasaran digital harus digunakan secara bertanggung jawab serta tidak disalahgunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum atau merugikan masyarakat.
Polresta Ajak Peserta Sebarkan Informasi Lowongan Kerja
Pelatihan tersebut turut mendapat dukungan Polresta Sidoarjo melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Wakapolresta Sidoarjo AKBP Fahrian Saleh Siregar hadir mewakili Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Condroputra.
Dalam kesempatan tersebut, Fahrian mengajak peserta pelatihan, khususnya yang memiliki keterampilan sebagai konten kreator, untuk membantu menyebarluaskan informasi positif dan edukatif kepada masyarakat.
Menurutnya, kemampuan peserta membuat konten digital dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan informasi lowongan kerja hingga ke tingkat desa.
“Dengan begitu, masyarakat, termasuk lulusan SMA yang tinggal di pedesaan, bisa lebih mudah mendapatkan informasi pekerjaan yang benar dan terpercaya.” ujar Fahrian.
Ia berharap kolaborasi antara Polresta dan Disnaker Sidoarjo dapat membantu mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan sekaligus mencegah masyarakat menjadi korban penipuan berkedok lowongan pekerjaan.
“Tugas-tugas polisi ini juga saat ini tanpa di-up di media itu juga tidak bisa dilihat oleh masyarakat, apalagi Gen Z ini luar biasa, hidupnya adalah di handphone,” ungkapnya.
Ia menilai media digital memiliki peran penting untuk menjangkau generasi muda yang sehari-hari akrab dengan telepon pintar dan media sosial.
“Peserta pelatihan diharapkan tidak hanya menggunakan keterampilan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga membantu menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.” Tegasnya.
Fahrian menambahkan, upaya memperluas akses informasi pekerjaan dan mendorong masyarakat memperoleh pekerjaan diharapkan turut membantu menekan angka kriminalitas di Kabupaten Sidoarjo.
Peserta Bersyukur Bisa Mengembangkan Keterampilan
Manfaat pelatihan dirasakan langsung oleh Puji Rahayu, peserta asal Kecamatan Candi. Ia mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan konten kreator yang diselenggarakan Disnaker.
“Senang sekali bisa bergabung di pelatihan kreator konten ini. Banyak hal baru yang bermanfaat. Mungkin yang awalnya sekadar hobi bisa menjadi mata pencaharian,” ungkap Puji.
Baginya, pelatihan tersebut menjadi kesempatan untuk menambah pengetahuan dan mempelajari keterampilan baru yang berpotensi menghasilkan pendapatan.
Disnaker Sidoarjo berharap masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan.
Kolaborasi dengan Polresta Sidoarjo diharapkan semakin memperluas manfaat pelatihan, mulai dari peningkatan kompetensi, penyebaran informasi lowongan kerja, hingga terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo.














