MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Reses anggota DPRD Kota Palembang masa persidangan I tahun 2022 Daerah Pemilihan (Dapil), III Kecamatan Ilir Timur Satu, Ilir Timur Dua dan Ilir Timur Tiga. Reses ini merupakan bentuk pemantauan anggota DPRD kepada masyarakat Palembang. Dimana dari hasil reses ini akan masuk pada rapat Paripurna di DPRD Kota Palembang nanti.
“Hasil reses pada tahun 2021 lalu hampir semua sudah dilaksanakan pada tahun ini. Kami berharap semua keluhan dan harapan dari masyarakat dapat kita wujudkan semua,” kata Ketua Reses Alex Ardonis melalui juru bicara reses Dapil tiga Muhammad Hidayat SE MSi saat ditanyai usai melaksanakan reses di kantor Camat IT Dua Rabu (30/3/2022)

Ia menjelaskan banyak sekali aspirasi dari masyarakat. Mulai dari lampu jalan yang tidak menyala, jalan rusak yang menganggu lalu lintas di daerah tersebut. Perlunya pengamanan di jembatan yang tidak memiliki pelindungan di pinggirnya.
Dari RT 37 Kelurahan 3 Ilir, ada pemulung di wilayah yang membuat lingkungan menjadi kumuh. Di daerah dekat Masjid sehingga merusak pemandangan. Ia menyarankan agar masyarakat membuat lahan tersebut menjadi tempat yang dapat dipakai. Seperti sebentar lagi mau bulan ramadhan. Hendaknya kawasan tersebut dibuat pasar bedug.
Daerah lima Ilir mesalah lampu jalan yang sampai saat ini masih mati. Lampu jalan tersebut tidak hidup selama 1 tahun lebih. Mengenai lampu jalan yang mati ini. Pihak RT melaporkan segera kepada pihak Kelurahan nanti pada hari Selasa akan masuk dalam rapat Paripurna.

Kelurahan Sungai Buah, banjir di daerah sungai buah. Pihak PUPR sudah turun tangan dalam mengatasi masalah genangan tersebut. Agar pihak anggota dewan bisa mengeruk kanal atau drainase yang ada. Serta mengaspal jalan.
“Semua usulan ini akan di realisasi pada APBD perubahan untuk pengajuan anggaran. Jadi pada saat reses kedua dan ketiga nanti akan masuk anggaran pada 2023 mendatang. Tapi kami berusaha untuk bisa menutupi jika bisa memakai dana aspirasi saja,” ungkapnya.
Sambungnya, saat ini juga harga kebutuhan pokok terutama minyak goreng di pasaran meningkat. Pihak DPRD Kota Palembang menlaksanakan kunjungan kelapangan dalam reses kerja guna memantau perkembangan harga dan stok minyak goreng di bulog secara langsung.
“Setelah kami dari reses di Kecamatan IT Dua ini, besok akan meninjau gudang bulog. Kami akan melihat secara langsung harga dan stok di bulog apakah memenuhi kebutuhan yang ada untuk menyambut bulan ramadhan dan hari lebaran,” kata Wakil Ketua DPRD kota Palembang Adzanu Getar Nusantara.

Ia melanjutkan, saat ini harga tertinggi dari pemerintah mengenai harga minyak goreng berkisar di angka Rp24ribuan. Ia akan memantau apakah `harga tersebut di pasaran sama atau ada beberapa oknum yang sengaja menaikkan harga sehingga merugikan pihak tertentu.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak bulog mengenai kebutuhan menjelang puasa nanti. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti dinas perdagangan mengenai kebutuhan pokok di masyarakat,” jelas dia.
Ia berkata, agar masyarakat di Palembang tidak terlalu panik. Sehingga menyebabkan masyarakat secara sepihak menyetok dan menimbun barang kebutuhan pokok secara berlebihan. Ini tentu akan mengakibatkan efek domino dimana masayrakat lainya akan meniru hal serupa. Ia berharap agar masayrakat tetap tenang membeli sesuai dengan kebutuhan sehari-hari di rumah.
“Saya juga berharap agar masyarakat tidak panik dan menimbun barang. Saya akan melihat langsung sejauh mana bahan pokok tersebut di pasaran. Jika perlu kami akan mengadakan operasi pasar guna menekan harga yang ada,” ungkapnya. (Adi/Advetorial)















