Adsafelink | Shorten your link and earn money

Reporter : Oldie

MUARAENIM, Mattanews.co- Rencana akan adanya pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) di wilayah Rambang Niru Kabupaten Muara Enim nampaknya akan segera diperjuangkan.

Hal ini diketahui setelah Tim Formatur Presidium Persiapan DOB dari enam kecamatan Kabupaten Muara Enim tersebut telah melakukan rapat dalam pemilihan Koordinator Presidium Pusat.

Acara tersebut berlangsung di Pinggir Pantai Lematang Kampung 1 sekitar Lingkungan SMP Negeri Desa Kuripan Kecamatan Empat Petulai Dangku, Sabtu (17/10/2020) kemarin.

Dalam pemilihan tersebut, terpilih Usman Firiansyah SH sebagai Koordinator Presidium Pusat untuk Kabupaten Baru secara aklamasi oleh peserta Utusan Perwakilan dari 6 Kecamatan yakni Rambang Niru, Rambang, Lubai Ulu, Lubai, Belimbing Jaya, dan Empat Petulai Dangku.

Pemilihan itu disaksikan langsung oleh 200 orang peserta perwakilan dari 6 kecamatan serta beberapa tokoh penting lainnya.

“Kami akan melakukan langkah-langkah kerja guna tercapainya tujuan utama yaitu pisah dari Kabupaten Muara Enim. Karena pembentukan kabupaten baru ini sudah mendesak sebagai solusi untuk percepatan dan pemerataan pembangunan di enam kecamatan,” ungkap Usman Firiansyah selaku Koordinator, saat dikonfirmasi, Minggu (18/10/2020).

Menurutnya, syarat utama pemekaran wilayah sesuai yang diatur dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 khususnya pasal 33-43 adalah menyiapkan data wilayah, data potensi daerah dan data administrasi. Hal itu pun, lanjut Usman segera terpenuhi.

“Termasuk dukungan Bupati dan DPRD Kabupaten serta Gubernur dan DPRD Provinsi Sumsel sampai ke Mendagri DPR RI dan pemerintah pusat lainnya,” terang dia.

Oleh karenanya, Usman pun berharap dengan bersatunya semua elemen masyarakat di enam kecamatan yang ada, maupun segenap perantau yang peduli untuk kemajuan daerah semuanya akan terwujud.

“Kita semua berharap mari bersama kita mengawal proses pemekaran ini. Karena secara umum, 6 kecamatan ini memiliki potensi sangat besar. Dan sesuai syarat undang-undang pun sudah memenuhi,” tandasnya.

Sementara diketahui, cakupan Kabupaten Muara Enim saat ini mencapai 7.058,41 km² atau sekitar 77,22 persen dengan wilayah administrasi terbagi menjadi 20 kecamatan yang terdiri dari 326 desa dan kelurahan yakni 310 desa serta 16 kelurahan.

Hal inilah disinyalir menjadi salah satu penyebab ketidakmerataan pembangunan infrastruktur hingga memaksa 6 kecamatan wilayah itu memilih memisahkan diri dari Kabupaten Muara Enim dan menyatakan siap untuk membentuk kabupaten baru.

Editor : Lintang

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here