Reporter: Faldy
PALEMBANG, Mattanews.co – Semenjak 40 tahun yang lalu, berdasar pada Surat Keputusan Kapolri nomor SKEP/126/XII/1980, tentang Pembinaan Satuan Pengamanan, profesi satuan pengamanan (Satpam) begitu akrab dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Dalam sejarahnya, profesi Satpam terus berkembang dengan berbagai inovasi baik itu perkembangan keterampilan dan kelengkapan yang menjadi atribut Satpam untuk menunjang kehandalan anggotanya, termasuk salah satunya pakaian atau seragam.
“Secara filosofi warna cokelat muda, saya nilai tepat, dan itu sesuai dengan penyataan pak Tito Karnavian yang waktu itu masih Kapolri waktu itu, bahwa Satpam adalah anak kandung dari kepolisian,” ujar Ketua BPD Abujapi Sumsel Novembriono, S.E. di COD Cafe Kawasan Sekip Pangkal Palembang. Kamis (17/9/2020).
Pria yang akrab disapa Bang Boy ini, menjelaskan filosofi itu punya nilai sejarahnya, dimana tahun 1980 yang lalu, profesi Satpam dibentuk oleh seorang Kapolri yakni Jenderal Prof. Dr. Polisi Awaloedin Djamin, dan seragam baru yang berwarna coklat itu begitu menggambarkan bahwa Satpam lahir dari Kepolisian.
Selain itu, dikatakan Bang Boy, dalam Perpol no 4 tahun 2020 juga mengatur tentang adanya sistem kepangkatan di seragam
“Dipasal 19 Perpol no 4 tahun 2020 itu, mengatur juga jenjang kepangkatan anggota satpam meliputi manajer, supervisor, dan pelaksana,” terangnya.
“Resminya akan dilaunching Kapolri pada ulang tahun Satpam pada 30 Desember 2020 mendatang,” sambung Bang Boy.
Sedangkan di Sumsel, Bang Boy menuturkan ia telah mensosialisasikan ke anggota dan instansi di Sumsel semenjak 1 Agustus 2020 kemarin, untuk mengenakan seragam baru tersebut.
“Saya berharap, dengan adanya seragam baru dan jenjang kepangkatan di tubuh Satpam, menjadikan profesi ini semakin mulia di mata masyarakat,” tutupnya.
Editor: Fly














