MATTANEWS.CO, MALANG– Arema FC gagal mempertahankan keunggulan saat bertandang ke markas Garudayaksa FC pada pekan kelima BRI Liga 1 2026. Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (17/10/2026), Singo Edan menyerah dengan skor 1-3 setelah tuan rumah mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Arema FC. Tim asuhan Marcos Santos sempat membuka keunggulan pada awal pertandingan, tetapi gagal menjaga momentum hingga peluit panjang berbunyi.
Sebaliknya, Garudayaksa FC menunjukkan respons positif setelah kebobolan lebih dahulu. Mereka meningkatkan tekanan, memanfaatkan celah pertahanan tim tamu, lalu mengamankan kemenangan melalui permainan agresif.
Gol Cepat Balde Tak Bertahan Lama
Arema FC langsung memberikan ancaman melalui situasi bola mati. Pada menit kelima, Matheus Balde menyambut sepak pojok M. Vinicius dengan sundulan yang membawa tim tamu unggul 1-0.
Gol tersebut sempat memberikan keuntungan bagi Arema. Namun, Garudayaksa segera meningkatkan intensitas serangan dan mengarahkan permainan ke sisi kanan pertahanan Singo Edan.
Pergerakan M. Sihran menjadi salah satu ancaman bagi barisan belakang Arema. Garudayaksa terus mencari ruang untuk menembus pertahanan lawan hingga akhirnya menemukan celah pada menit ke-15.
Jaero Jean mengirimkan umpan silang ke area berbahaya di depan gawang. Adi Satryo tidak mampu mengamankan bola dengan sempurna. Rubio kemudian memanfaatkan bola muntah tersebut untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol penyeimbang itu mengubah jalannya pertandingan. Garudayaksa semakin percaya diri dalam membangun serangan, sedangkan Arema harus bekerja lebih keras untuk meredam tekanan tuan rumah.
Dominasi Garudayaksa kembali membuahkan hasil pada menit ke-36. Frydek menyodorkan umpan matang kepada Jaero Jean yang berhasil menyelesaikannya menjadi gol. Tuan rumah pun berbalik unggul 2-1.
Arema berusaha merespons, tetapi belum mampu mengubah kedudukan hingga babak pertama berakhir. Garudayaksa menutup 45 menit pertama dengan keunggulan dan modal penting untuk menghadapi babak kedua.
Carlos Uiri Pertegas Kemenangan Garudayaksa
Memasuki paruh kedua, Marcos Santos melakukan pergantian pemain untuk memperkuat daya serang Arema. Gustavo Franca masuk menggantikan Otusanya dengan harapan mampu membantu tim mengejar ketertinggalan.
Garudayaksa juga melakukan penyesuaian. Pelatih Jocsik menarik Jaero Jean dan memasukkan Carlos Uiri guna menjaga keseimbangan permainan serta memperkuat sektor tengah.
Kedua pelatih kemudian kembali mengubah komposisi pemain. Arema memasukkan Mauro Zijlstra untuk menggantikan Gabriel Silva. Sementara itu, Garudayaksa memberikan kesempatan kepada Arkan Mila untuk menggantikan M. Sihran.
Perubahan tersebut belum membawa hasil yang diharapkan Arema. Tim tamu masih kesulitan menembus pertahanan tuan rumah, sementara Garudayaksa mampu menjaga keunggulan sekaligus mencari peluang untuk menambah gol.
Upaya Garudayaksa akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Carlos Uiri melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan Adi Satryo. Gol itu memperlebar jarak menjadi 3-1.
Tambahan gol tersebut semakin memperkuat posisi Garudayaksa. Arema harus menghadapi defisit dua gol dalam sisa waktu pertandingan, sedangkan tuan rumah berusaha menjaga keunggulan hingga akhir laga.
Wasit Yoko Suprianto akhirnya meniup peluit panjang dengan skor tetap 3-1. Garudayaksa FC pun mengamankan kemenangan di Stadion Pakansari, sementara Arema FC pulang tanpa tambahan poin.
Kekalahan ini memperlihatkan pekerjaan rumah yang perlu dibenahi Arema, terutama dalam menjaga organisasi pertahanan setelah mencetak gol lebih dahulu. Evaluasi juga diperlukan agar tim mampu mempertahankan konsentrasi ketika lawan meningkatkan tekanan.
Susunan Pemain Garudayaksa FC dan Arema FC
Garudayaksa FC (3-4-3): D. Holec (kiper); Arif Setiawan/Milanesta, Hamra Hehanusa (kapten), Ricahrdo; Alfriyanto Nico/Aditta, Busnic, Frydek/Sidik, Theo Filho Da Costa; Jaero Jean/Carlos Uiri, M. Sihran, Rubio.
Pemain cadangan: Fasya (kiper), Ryo Matsunaga, A. Mila, A. Purba, Septian Bagaskara, Aditta Hermawan, Aldo Claudio, Milanesta, Zacky, Carlos Uiri Bazerra Da Silva, Sidik Saimima.
Pelatih: M. Joksic.
Arema FC (4-3-3): Adi Satryo; A. Maulana/Darwis, J. Alfarizi (kapten)/Leo Guntara, W. Maia, D. Landis; M. Balde, A. Fikri/Tito, M. Vinicius; G. Silva, Careca, Otusanya/Franca.
Pemain cadangan: G. Pandunewu, Leo Guntara, Guevara, Darwis, Hansamu, S. Tuharea, Tito, Dendi, Mauro Zijlstra.














