BERITA TERKININUSANTARA

Gawai Ngiling Bidai di Desa Seriang, Bupati: Dayak di Kapuas Hulu Sangat Beragam

×

Gawai Ngiling Bidai di Desa Seriang, Bupati: Dayak di Kapuas Hulu Sangat Beragam

Sebarkan artikel ini
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, menghadiri Gawai Dayak Ngiling Bidai di Desa Seriang, Kecamatan Badau, Kamis (21 Juli 2023) - (Foto: Prokopim - Bayu)

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menghadiri Gawai Ngiling Bidai, di Desa Seriang, Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Kamis (20 Juli 2023)

Dikesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Gawai Ngiling Bidai, Kapuas Hulu juga sangat beragam dan kaya akan budaya, adat istiadat Dayak.

“Dayak di Kapuas hulu sangat beragam secara keseluruhan Kapuas Hulu terdiri lagi sub – sub suku Dayak, baik itu Dayak iban, Suruk, Kantuk, Taman, Kayan dan lainnya, “kata Bupati dalam sambutannya.

Dikatakan Bupati, berdasarkan data, Kapuas Hulu memiliki 22 sub suku baik yang kecil maupun yang besar.

“Ini membuktikan bahwa kekayaan adat budaya Dayak itu luar biasa, yang perlu kita lestarikan dan kita kembangkan sesuai dengan kondisi zaman yang ada saat ini, “ujar Bupati.

Selain itu, kata Bupati kabupaten Kapuas Hulu bukan hanya didiami suku Dayak saja, tetapi didiami juga suku besar yang lain, ada Melayu, Jawa, Batak, Ambon dan lainnya, seluruh sub suku bangsa ada di kabupaten Kapuas Hulu ini yang harus kita jaga harus kita jalin komunikasi.

“Agar kehidupan berbangsa bernegara seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu ini bisa terjaga dengan baik, dengan cara saling menghargai budaya adat masing – masing suku bangsa yang ada di kabupaten Kapuas Hulu, “ucapnya.

Lanjut kata Bupati, karena ini menjadi kunci menjadi modal persatuan kita, bagaimana kita memajukan daerah ini, melalui adat istiadat budaya seni kita.

“Inilah keragaman budaya yang ada di Kapuas Hulu, yang perlu kita jaga kita lestarikan kita pertahankan, terutama pada kaum muda kita generasi muda agar tidak meninggalkan budaya leluhur kita, “tuturnya.

Bupati berpesan kepada para orang tua, agar memberikan ilmunya apa yang terjadi dengan adat budaya kita, agar menurunkannya kepada generasi muda, sehingga mareka bisa melanjutkan meneruskan budaya kita yang luar biasa ini.

“Ini merupakan suatu modal destinasi dan untuk masyarakat yang ada di luar bahwa kabupaten Kapuas Hulu ini beragam adat dan budaya baik Dayak, Melayu dan lainnya, “kata Bupati.

Oleh sebab itu, kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu membuat suatu event yaitu festival budaya Kapuas Hulu.

Dimana kami menampilkan semua budaya etnis suku bangsa yang ada di kabupaten Kapuas Hulu ini, dan itu sangat menarik antusias sekali masyarakat yang hadir luar biasa kita bisa menampilkan seluruh adat budaya yang ada di Kapuas Hulu.

“Selain itu, gawai Dayak merupakan pesta ungkapan syukur orang Dayak terhadap rezeki kesehatan dan seluruh pekerjaan yang telah berlalu, “pungkasnya. (*)