BERITA TERKINI

Gugas OKI Berdalih Lonjakan 28 Kasus Baru Karena Hasil Tes Metode PCR Semakin Cepat

×

Gugas OKI Berdalih Lonjakan 28 Kasus Baru Karena Hasil Tes Metode PCR Semakin Cepat

Sebarkan artikel ini

Reporter : Rachmat Sutjipto

OGAN KOMERING ILIR, Mattanews.co –Lonjakan kasus positif Corona kembali lagi terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel).

Meski masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, tercatat 28 kasus baru yang terindikasi transmisi lokal dari MNM, warga Kecamatan Mesuji dan Lempuing, Kabupaten OKI.

Dengan penambahan ini, hingga Senin (25/5/2020), pasien Corona di Bumi Bende Seguguk telah tercatat 59 kasus.

Lonjakan kasus baru ini sendiri, menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan, bukan hal yang mengkhawatirkan.

Menurut dia, lonjakan terjadi bukan lantaran kegagalan penanganan Covid-19 di Kabupaten OKI. Namun disebabkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR), semakin masif dilakukan oleh pihak Laboratorium.

Bahkan dikatakan Iwan, warga tidak harus panik mendapati lonjakan kasus baru tersebut.

Karena menurutnya, hal tersebut sudah diprediksi sebelumnya, saat mengetahui hasil uji laboratorium sebelumnya beberapa pekan lalu,

“Hari ini bertambah sebanyak 28 kasus positif. Kasus ini merupakan hasil uji lab pada tanggal 7-8 Mei lalu” ucapnya, Selasa (26/5/2020).

Dilanjutkan dia, Gugus Tugas menjamin penambahan tersebut tidak berujung penularan terhadap warga lainnya.

Ia mengatakan, 28 pasien tersebut telah melakukan isolasi mandiri selama 18 hari dibawah pengawasan ketat Gugus Tugas Kecamatan dan Desa,

“Tidak perlu panik untuk penambahan kasus positif pada hari ini karena masing-masing sudah melakukan isolasi mandiri dan diawasi penuh oleh Gugus Tugas Kecamatan dan Desa,” katanya.

Kendati demikian, Iwan meminta kewaspadaan warga tetap disiagakan. Ia menyitir kembali ucapan Bupati OKI, Iskandar bahwa imunitas akan terbangun bila warga tetap dalam kewaspadaan dan mengikuti anjuran pemerintah,

“Pesan Bapak Bupati, yakni, anggaplah diri kita ini sudah terpapar. Meskipun sesungguhnya tidak terpapar. Dengan demikian, menumbuhkan kewaspadaan dalam menyelamatkan diri kita dan orang lain dari penularan virus Covid-19,” tuturnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI Alexsander Bustomi kembali mempertegas bahwa lonjakan kasus saat ini, hanya karena kecepatan hasil uji laboratorium dengan metode PCR.

Menurutnya, lonjakan tidak hanya di Kabupaten OKI, namun berlaku juga secara nasional,

“Pemerintah semakin masif melakukan tes. Semakin cepat kasus ditemukan semakin cepat penanganan. Secara nasional penambahan angka positif corona meningkat karena semakin banyaknya sampel yang diuji dan semakin cepatnya uji lab melalui metode PCR,” jelas dia.

Editor : Nefri