MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Jalan Lintas Selatan Kalis yang biasanya tenang, Kamis pagi (22/10/2026) berubah jadi arena tabrakan maut. Dua mobil mewah adu banteng, satu orang luka, kerugian Rp 25 juta melayang.
Insiden mengerikan itu terjadi pukul 09.40 WIB, di ruas jalan lurus beraspal mulus di Kecamatan Kalis. Cuaca cerah, jalan bagus, tapi satu manuver mendadak mengubah semuanya.
Dua kendaraan yang terlibat adalah Toyota Rush silver KB 1359 FE yang dikemudikan Ramli, melaju kencang dari arah Kalis menuju Putussibau. Dari arah berlawanan, melaju Toyota Kijang Innova Zenix putih KB 1424 HX.
Tragedi bermula dari sebuah sepeda motor di depan Rush. Ramli panik, ia banting setir ke kiri, turun ke bahu jalan untuk menghindari motor tersebut. Motor selamat, tapi petaka baru dimulai.
Rush yang sudah di bahu jalan, kemudian ditarik kembali ke kanan secara mendadak. Di saat yang sama, Innova Zenix putih sudah berada tepat di depannya. Jarak terlalu dekat. Rem tak sempat!
BRAAAK! Benturan keras tak terhindarkan. Moncong Rush menghantam moncong Zenix. Dua mobil ringsek di bagian depan.
Warga sekitar yang mendengar dentuman langsung berhamburan ke lokasi. Penumpang Rush terlihat kesakitan.
Beruntung, nyawa masih selamat. Satu orang penumpang Toyota Rush mengalami luka ringan. Sementara pengemudi dan penumpang Innova Zenix dilaporkan selamat tanpa luka. Namun kerugian materiil tak bisa dihindari, ditaksir mencapai Rp 25.000.000.
Begitu laporan masuk, personel Satlantas Polres Kapuas Hulu langsung tancap gas ke TKP. Olah Tempat Kejadian Perkara digelar, kedua kendaraan diamankan sebagai barang bukti, dan identitas pengemudi didata untuk penyelidikan.
Fakta di lapangan cukup ironis. Cuaca cerah, jalan lurus, aspal mulus. Semua kondisi ideal untuk berkendara. Tapi satu manuver panik, sudah cukup untuk memicu kecelakaan.
Kondisi jalan yang baik tidak serta-merta menghilangkan risiko. Justru di jalan lurus mulus, pengemudi sering lengah, memacu kecepatan, dan mengambil keputusan sepersekian detik yang fatal.
Melalui Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, IPTU Jamali, S.A.P., M.H., Kapolres Kapuas Hulu memberikan imbauan keras.
“Jangan pernah bermanuver mendadak hanya karena panik. Jaga kecepatan, jaga jarak aman, lihat spion, pastikan aman sebelum pindah jalur. Keselamatan harus jadi prioritas utama,” tegas IPTU Jamali.
Ia menambahkan, kecelakaan ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengendara di Kapuas Hulu. Menghindari satu bahaya dengan menciptakan bahaya yang lebih besar adalah kesalahan fatal.
“Lebih baik rem pelan-pelan, klakson, daripada banting setir ke jalur lawan. Satu detik panik bisa merenggut nyawa orang lain,” pungkasnya.
Kini kedua mobil sudah diamankan di Polres. Kasus laka lantas ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Kapuas Hulu. Polisi mengingatkan, jalan raya bukan sirkuit, jangan jadikan ajang adu nyali. (*)














