Hoax !! Sertifikat Vaksin Covid-19 Diterima Via Whatsapp Harus Disimpan Untuk Menghindari Kesalahan Tim Medis

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp Messenger yang menginformasikan agar sertifikat vaksin Covid-19 yang diterima via WhatsApp harus disimpan untuk menghindari kesalahan pemberian jenis vaksin saat vaksin yang kedua. Hal ini dikarenakan tim medis tidak akan mengingat jenis atau tipe vaksin yang sudah diberikan penerima vaksin, sedangkan pemberian jenis vaksin kedua harus sama dengan vaksin yang pertama.

Bacaan Lainnya

Faktanya, Dalam penelusuran Mattanews.co, Jumat (12/3/2021) dikutip dari data.jakarta.go.id (Jakarta Lawan Hoax), informasi bahwa sertifikat vaksin Covid-19 yang diterima via WhatsApp harus disimpan untuk menghindari kesalahan pemberian jenis vaksin saat vaksin yang kedua karena tim medis tidak akan mengingat jenis atau tipe vaksin yang sudah diberikan adalah tidak tepat atau keliru.

Berdasarkan hasil koordinasi Tim Jakarta Lawan Hoaks (Jalahoaks) dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Staf Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menjelaskan bahwa informasi tanggal, nomor batch hingga merek vaksin setiap penerima vaksin Covid-19 telah tercatat pada aplikasi Pcare, yakni sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19.

Sementara dilansir dari website resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sehatnegeriku.kemkes.go.id, Kamis (21/1/2021), aplikasi Pcare vaksin Covid-19 merupakan bagian dari sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19. Pcare mendukung proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan, serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim terkait sertifikat vaksin Covid-19 yang diterima via WhatsApp harus disimpan untuk menghindari kesalahan pemberian jenis vaksin saat vaksin yang kedua adalah tidak benar atau Hoax.

Informasi ini jenis hoax fabricated content atau konten buatan. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait