Investor Swasta Lirik Potensi Wisata Danau Teluk Gelam di Kabupaten OKI

  • Whatsapp
Objek wisata Teluk Gelam di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel (Rachmat Sutjipto / Mattanews.co)
Objek wisata Teluk Gelam di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel (Rachmat Sutjipto / Mattanews.co)

 

MATTANEWS.CO, OGAN KOMERING ILIR – Sejumlah investor mengaku tertarik dengan kawasan wisata Teluk Gelam di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel).

Bacaan Lainnya

Setelah sebelumnya, PT Siloam Sriwijaya dengan mengusung konsep pengembangan kawasan wisata, menjadi salah satu rujukan rehabilitasi kanker Indonesia sebagai Medical Tourism.

Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI Sumsel mengaku tengah melakukan kajian, terhadap penawaran pengembangan kawasan wisata dari PT Anugerah Utama Bali. Bahkan ini dibahas dalam rapat koordinasi penawaran kerjasama pengembangan di kantor Bupati OKI, Selasa (23/2/2021).

Dengan mengandalkan nama besar kawasan wisata Teluk Gelam ditambah pengalaman mengelola dengan pihak ketiga, Sekda OKI Husin berkeyakinan, paket kerjasama dengan swasta seperti perusahaan Anugerah Utama Bali yang ditenggarai telah berpengalaman.

Terutama mengembangkan sejumlah destinasi pariwisata di Pulau Dewata, yang dapat diterapkan juga di Teluk Gelam. Di mana saat ini, kedua gedung kembar kini telah ditetapkan sebagai kawasan Medical Tourism,

“Kajian ini penting untuk langkah lebih lanjut, terkait penawaran pengembangan kawasan Wisata Teluk Gelam. Karena kita telah memiliki pengalaman kerjasama dengan swasta, khususnya di kawasan ini,” ujarnya.

Menurutnya, pesona wisata dapat kembali menggeliat. Karena kawasan tersebut masuk dalam kawasan konservasi air nasional, berdasarkan Rancangan Desain Tata Ruang (RDTR) Kementrian PU PR melalui Balai Besar Wilayah Sungai VIII.

Dengan demikian, menurut Husin, perencanaan kawasan ini sebagai pusat pengembangan pariwisata medis, agrikultur hingga pariwisata berkonsep air memungkinkan untuk diwujudkan,

“Kalaupun ada pengembangan nanti, harus kedepankan adalah konservasi kawasan ini. Apa lagi Teluk Gelam sudah miliki peta pengembangan kawasan (RDTR). Harus disesuikan dengan rancangan tersebut,” katanya.

Sekda juga mengemukakan, dalam melaksanakan swastanisasi pariwisata khusus di kawasan ini sendiri.

Dia mengaku pihaknya memberlakukan seleksi ketat, termasuk dengan memperhatikan dampak ekonomi dan sosial. Agar program menghidupkan kembali Teluk Gelam Kabupaten OKI, bermanfaat bagi income daerah juga masyarakat sekitar.

“Tentu perlu perhitungan yang tepat sebelum adanya kerjasama dengan pihak ke tiga. Apakah hitung-hitungan terkait untuk ruginya, lingkungan hingga sosial budaya masyarakat sekitar,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait