MATTANEWS.CO, MALANG –Memperingati World Cleanup Day 2025, Pemerintah Kota Malang melalui program Dasa Bakti Unggulan ‘Ngalam Rijik ‘yang dicanangkan oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, atau Pak Mbois sapaannya, mengajak masyarakat untuk melaksanakan kerja bakti di lingkungan masing-masing.
Perlu diketahui, World Cleanup Day 2025 merupakan sebuah gerakan global yang mengajak seluruh masyarakat dunia untuk peduli dan bertindak nyata terhadap kebersihan lingkungan.
Arahan tersebut juga disampaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup melalui Surat Dukungan World Cleanup Day Indonesia Tahun 2025, kepada Pemerintah Provinsi dan Kota/Kabupaten seluruh Indonesia untuk melakukan aksi bersih-bersih pada tangga 15 September – 15 Oktober 2025.
Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menyambut World Cleanup Day Indonesia 2025 dengan tema ‘Layarkan Kehidupan Asri Untuk Sungai Kembali Berseri’ juga akan melaksanakan kegiatan bersama Mahasiswa dan Masyarakat yang berlokasi di Kali Metro, Jl. Bandulan Gg. 1F, Sukun Kota Malang pada 28 September 2025.
Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Drs. Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, M.AP, mengajak seluruh masyarakat dengan aksi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan mewujudkan Kota Malang yang bersih dan Mbois berkelas.
“Mari bersama-sama turun tangan menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita. Mulai dari rumah, halaman, jalan hingga sungai kecil di sekitar kita,” tegasnya, Rabu (24/9/2025).
Minggu lalu, juga telah dilaksanakan Aksi Bersih di Bantaran Sungai Jalan Kapri, Kelurahan Bumiayu, Aksi Bersih di Sungai Kelurahan Tunggulwulung, Aksi Bersih di Kali Metro Joyosuko Kelurahan Merjosari, Aksi Bersih Sungai di Kelurahan Mulyorejo dan Aksi Bersih di Kelurahan Blimbing.
Terlebih, lagi pada Raymond menuturkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan aksi kecil yang mempunyai dampak sangat besar khususnya bagi Kota Malang tercinta.
Lebih lanjut, Raymond menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab dari kader lingkungan saja, tetapi menjadi tanggungjawab bagi seluruh elemen termasuk masyarakat.
“Mari kita ajak keluarga, kerabat, tetangga maupun rekan kita untuk kerja bakti di lingkungan masing-masing agar Kota Malang tetap bersih, sehat, indah, dan lestari, sebagaimana slogan ‘Kuthone Resik, Rejekine Apik’” pungkasnya.














