[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
PALEMBANG, Mattanews.co – Untuk meminimalisir kerumunan di malam Misa Natal 2020, pengurus Gereja Katolik Santo Yoseph Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) membatasi jumlah jemaah yang mengikuti misa.
Kepala Gereja Katolik Santo Yoseph Palembang Laurentius Rakidi mengatakan, untuk Misa Natal 2020 di tanggal 24 Desember 2020 digelar dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 20.30 WIB.
“Kalau untuk misa atau ibadah di gereja Santo Yosep dalam natal ini, berbeda dengan biasanya karena pengaruh pandemi Covid-19,” ucapnya, Kamis (24/12/2020).
Untuk peserta pada malam Misa Natal 2020, diperkirakan diikuti oleh 1.600 orang, dengan jumlah 500-600 orang per misa.
Pelaksanaan Misa Natal 2020 sendiri akan digelar selama empat kali di Gereja Katolik Santa Yoseph Palembang. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan dan penularan Covid-19.
“Biasanya malam Natal bisa sampai 4.000 prang. Tapi sekarang kita atur pendaftaran. Jemaah berusia di bawah 17 tahun dan di atas 60 tahun, tidak boleh ikut misa,” katanya.
Dari pendaftaran Misa Natal 2020 di Gereja Katolik Santo Yoseph Palembang, ada sekitar 6.000 orang jemaah yang mendaftar.
Namun hanya 1.600 orang jemaah yang bisa mengikuti Misa Natal 2020 dan jumlah tersebut tidak boleh ditambah lagi.
“Meski pelaksanaan misa dan natal tahun ini, terasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Namun tidak mengurangi makna natal,” ujarnya.















