Reporter : Angga
KUALA KAPUAS, Mattanews.co – Instruksi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) yang selalu di gaungkan baik lewat televisi, media cetak maupun media online, terkait pembangunan dari semua lini adil dan merata sangat jauh berbeda dirasakan oleh warga masyarakat Desa Pantai Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah.
Demikiam diungkapkan Wijaya selaku Kepala Desa Pantai pada media ini Sabtu, (23/11/2019).
Dia menambahka, sangat disayangkan jalan poros Anjir Sambu penghubung antar Kabupaten hingga saat ini diketahui seakan dibiarkan begitu saja tanpa ada kelanjutan item pekerjaan dari dinas terkait.
Dikatakannya lagi, jalan Anjir Sambu itu, merupakan urat nadi perekonomian di wilayah tersebut. “Sebab kabanyakan warga masyarakat di sana pekerjaannya nota bene petani dan berkebun,” ucapnya.
Hal senada di sampaikan Mila ibu rumah tangga yang juga berdomisili di desa itu mengatakan, dirinya sangat berharap kepada pemerintah setempat untuk kembali membangun jalan tersebut. “Dengan terbangunnya jalan itu sedikit banyaknya membantu mendongkrak perekonomian masyarakat setempat,” pungkasnyam.
Terpisah, Angga Sekretaris Irmas Kebangkitan Indonesia Baru mengatakan, kalan poros penghubung antar desa dan kabupaten yakni Kabupaten Pulang pisau dan Kapuas, sangat disayangkan kalau instansi dinas setempat tidak melanjutkan pekerjaan tersebut.
Selain itu, kapan lagi sambung Angga pemerintah setempat melaksanakan pekerjaan yang sudah pernah dikerjakan. “Mau jadi apa daerah ini kalau melaksanakan pembangunan setengah hati, tandasnya.
Editor : Anang














