Kadisdikbud Medan : Siswa-Siswi Dari Sekolah Swasta Pindah Ke Sekolah Negeri

MATTANEWS.CO, MEDAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, memperbolehkan peserta didik yang saat ini mengenyam pendidikan di Sekolah swasta, untuk pindah ke Sekolah Negeri baik itu di tingkat SD maupun SMP. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Laksamana Putra, Jumat (20/1/2023).

Menurut Laksamana Putra, perpindahan peserta didik dari sekolah swasta ke sekolah negeri pada prinsipnya tidak menjadi masalah. Sebab sebelum dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online, masing-masing sekolah diminta menyampaikan, berapa jumlah kebutuhan peserta didik ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, setelah itu dinas akan menetapkan jumlah peserta didik di setiap Sekolah.

“Setelah ditetapkan terkadang ada situasi dimana ada sekolah yang kekurangan jumlah peserta didik, hal inilah yang diakomodir oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan dengan menerima peserta didik dari Sekolah Swasta pindah ke Sekolah Negeri,” terang Laksamana Putra.

Disinggung peserta didik seperti apa yang dapat melakukan perpindahan dari sekolah swasta ke sekolah negeri, pria yang akrab disapa Putra ini mengatakan salah satu syaratnya,tidak lain peserta didik tersebut berasal dari keluarga yang kurang mampu.

“Kita memang mengutamakan peserta didik yang pindah dari Sekolah Swasta ke Sekolah Negeri tersebut berasal dari keluarga yang kurang mampu,” ungkapnya.

Dikatakan Putra, bagi peserta didik yang ingin melakukan perpindahan dari sekolah swasta ke sekolah negeri, dapat mengajukan permohonan perpindahan dengan melampirkan bukti surat perpindahan tugas orang tua ataupun surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh Sekolah asal ataupun dari Pemerintah setempat.

“Permohonan itu diajukan ke Sekolahnya, tentunya harus dilampirkan dengan bukti surat pindah tugas orangtua ataupun surat keterangan tidak mampu dari sekolah asal maupun yang dikeluarkan oleh Lurah ataupun Camat,” pungkasnya.

Laksamana Putra berharap, denagn program ini dapat mewujudkan visi misi Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Bacaan Lainnya

“Dimana dapat menjadikan kota Medan yang maju, berkah dan kondusif serta juga menjalankan standar teknis pelayanan minimal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi bahwa angka putus sekolah semakin lama semakin kecil dan sebaliknya angka partisipasi sekolah semakin besar,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait