Reporter : Salifuddin
Ogan Ilir, Mattanews.co – Warga desa Tebedak II, Kec Payaraman Kab Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menyayangkan para anggota DPRD Ogan Ilir tutup mata atas permasalahan Bumdes Tebedak II saat ini.
Terlebih kasus ini masih ditangani pihak Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir, yang dianggap warga lamban dalam menangani kasus tersebut.
Padahal harapan warga sangat besar kepada para wakil rakyat trsebut. Karena DPRD tugasnya sebagai ‘Pengawasan’.
Termasuk mengawasi kinerja intansi yg ada di Pemerintahan Daerah (Pemda), termasuk instansi Inspektorat.
Muhammad di depan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir Sumsel (Salifuddin / Mattanews.co)Muhammad, salah satu warga Tebedak II, sangat disyangkan lambannya penanganan kasus Bumdes Tebedak II hingga sekarang belum ada titik terang.
“Harapan saya kepada Inspektorat supaya kasus Bumdes Tebedak II, yg telah masuk di inspektorat, supaya ditangani secara profesional dan trasparan,” ungkapnya, Selasa (31/12/2019).
Ribuan kursi yang menjadi salah satu aset Bumdes Desa Tebedak II Kabupaten Ogan Ilir Sumsel (Salifuddin / Mattanews.co)Dia juga meminta kepada DPRD Ogan Ilir, untuk mengawal kasus ini, karena itu dari salah satu kewajibannya yaitu sebagai fungsi pengawasan.
Terlebih, salah satu anggota DPRD Ogan Ilir adalah putra asli Desa Tebedak II, yaitu Arham Fadoli.
“Harapan kami tolong Arham Fadoli kawal kasus Bumdes yg terjadi saat ini,, karena dia juga bagian dari warga Tebedak II,” ujarnya.
Editor : Nefri














