BERITA TERKINITNI DAN POLRI

Kemarau Berkepanjangan, Polres dan Kodim Fakfak Bersama 500 Jamaah Panjatkan Doa Lewat Sholat Istisqa

×

Kemarau Berkepanjangan, Polres dan Kodim Fakfak Bersama 500 Jamaah Panjatkan Doa Lewat Sholat Istisqa

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, FAKFAK — Di tengah kemarau berkepanjangan yang berdampak pada ketersediaan air bersih serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, ratusan masyarakat Kabupaten Fakfak, Papua Barat, bersatu memanjatkan doa memohon turunnya hujan melalui pelaksanaan Sholat Istisqa, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ma’ruf Amin, Jalan Tsalasa Namudat, Distrik Fakfak, tersebut diikuti sekitar 500 jamaah. Hadir dalam kegiatan itu Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), personel TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.

Sholat Istisqa dimulai sekitar pukul 07.15 WIT, dipimpin Ustaz H. Mustagfirin, M.Si., sebagai imam, sedangkan Drs. H. Jumroni, M.M., bertindak sebagai khatib. Para jamaah mengikuti ibadah dengan khusyuk, memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan masyarakat terhindar dari dampak kekeringan.

Pelaksanaan Sholat Istisqa ini menjadi ikhtiar spiritual sekaligus momentum mempererat kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan akibat musim kemarau.

Dandim 1803/Fakfak: Kebersamaan Menjadi Kekuatan

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman menyampaikan bahwa Sholat Istisqa bukan sekadar ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persaudaraan dan memperkuat kepedulian antarsesama.

“Sholat Istisqa ini merupakan wujud ikhtiar kita bersama kepada Allah SWT agar segera diangkat musibah kekeringan ini. Di saat yang sama, kebersamaan yang terjalin hari ini menjadi pengingat bahwa kita adalah satu keluarga. Saat kesulitan datang, kita berdiri berdampingan, saling mendoakan dan saling membantu,” ujar Dandim.

Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menghadapi berbagai dampak kemarau, termasuk menjaga ketersediaan air bersih dan mengantisipasi potensi kebakaran hutan serta lahan.

Sementara itu, Bupati Fakfak Samaun Dahlan mengajak masyarakat menjadikan momentum Sholat Istisqa sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat semangat gotong royong.

Selain memanjatkan doa, masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam mengantisipasi dampak kemarau, menggunakan air secara bijak, menjaga lingkungan, dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Polres Fakfak Pastikan Ibadah Berlangsung Aman

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, puluhan personel Polres Fakfak turut hadir dan mengikuti Sholat Istisqa bersama masyarakat. Personel lainnya disiagakan untuk melaksanakan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Fakfak Nomor: Sprin/620/X/IPP.3.2./2026, dengan dipimpin IPDA Firman Praja Barhitu selaku KBO Sat Samapta Polres Fakfak.

Kehadiran personel Polri tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mencerminkan kedekatan dan kebersamaan aparat kepolisian dengan masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan sosial.

Sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa menghadapi persoalan bersama membutuhkan kepedulian, kerja sama, dan semangat gotong royong. Kegiatan berakhir sekitar pukul 08.45 WIT dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.

Melalui Sholat Istisqa tersebut, masyarakat Fakfak berharap Allah SWT segera menurunkan hujan, memulihkan ketersediaan air bersih, serta menjauhkan wilayah itu dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Di tengah kemarau yang berkepanjangan, doa bersama ini menjadi simbol harapan sekaligus pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama dan lingkungan harus terus dijaga.

Penulis: Mokhsen