Reporter: Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Selain memberikan pelajaran secara online melalui teori, guru SMK juga memberikan video tutorialnya praktek. Sebab siswa tidak akan bisa terampil hanya sebatas teori semata.
“Sesuai dengan edaran dan keputusan dari empat menteri maka siswa harus belajar jarak jauh,” jelas Kepala SMK Utama Bakti Antoni, SE, MM, saat ditemui Kamis (16/7/2020).
“Tapi tentu saja hal menjadi kendala tersendiri bagi sekolah SMK. Sebab 60% pembelajaran harus melalui praktek agar tamatan SMK bisa terjun langsung ke dunia kerja,” imbuhnya.
Jadi kerjaan guru SMK menjadi double dengan membuat materi pelajaran secara Daring, sekaligus juga membuat tutorial video praktek.
Jadi selama pandemi sampai September nanti. Siswa hanya menyaksikan praktek lewat aplikasi saja.
“Jika praktek pasti dilakukan langsung di bengkel. Tapi ada juga praktek yang tidak perlu dilakukan di bengkel. Seperti pengenalan alat dan praktek kecil lainnya,” kata dia.
Dari edaran dinas terkait sampai dengan bulan September akan dilakukan pembelajaran secara Daring.
Tapi jika kondisi Palembang turun kepada status hijau maka bisa dilakukan pembelajaran secara tatap muka. Tapi jika kondisi tidak memungkinkan maka siswa akan dipanggil secara bergiliran kesekolah. Tapi juga semua sesuai dengan protokol kesehatan.
“Jika siswa tidak praktek maka tentu akan berbeda dengan siswa yang melakukan praktek. Sebab keahlian dilatih dengan sentuhan langsung secara praktek,” ulasnya.
Editor: Fly














