MATTANEWS.CO, FAKFAK – Pemerintah Distrik Pariwari menyatakan dukungan penuh terhadap program Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Fakfak sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga, mewujudkan kesetaraan gender, serta meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak.
Dukungan tersebut disampaikan Kepala Distrik Pariwari, Haji Abdurrasyid Wadjo, S.E., M.M., saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Layanan Bimbingan Masyarakat Keluarga dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender (KG) dan Perlindungan Anak (PA), sekaligus Sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di Distrik Pariwari, Rabu (4/11/2026).
Dalam sambutannya, Abdurrasyid menyampaikan apresiasi kepada DP3AP2KB Kabupaten Fakfak yang telah memilih Distrik Pariwari sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis, meningkatkan peran perempuan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.
“Sebagaimana arahan Bapak Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., bersama Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi yang paling utama adalah membangun keluarga. Jika keluarga kuat, maka kampung kuat. Jika kampung kuat, maka Distrik Pariwari juga kuat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Abdurrasyid menjelaskan tiga hal penting yang menjadi perhatian bersama dalam pelaksanaan program tersebut.
Pertama, terkait kesetaraan gender. Menurutnya, kesetaraan gender bukan berarti perempuan dan laki-laki harus memiliki peran yang sama persis, melainkan memberikan kesempatan yang setara, saling menghargai, dan saling mendukung dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menyoroti besarnya kontribusi perempuan, khususnya para mama-mama di Distrik Pariwari, yang turut menjadi penopang ekonomi keluarga sehingga perlu mendapatkan perlindungan dan pemberdayaan.
Kedua, perlindungan anak. Ia mengingatkan bahwa anak merupakan generasi penerus yang harus dijaga dan dilindungi bersama. Karena itu, tidak boleh ada anak yang menjadi korban kekerasan, mengalami pernikahan dini, maupun kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan.
Ketiga, keberadaan PUSPAGA diharapkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak sekadar menjadi program formalitas.
“PUSPAGA harus kita hidupkan di Distrik Pariwari. Jika ada persoalan dalam keluarga, jangan dipendam sendiri. Mari datang ke PUSPAGA, kita bicarakan bersama dan mencari solusi bersama,” tegasnya.
Abdurrasyid juga menyatakan komitmen Pemerintah Distrik Pariwari untuk mendukung berbagai program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Ia memastikan Kantor Distrik Pariwari terbuka bagi pelaksanaan kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat.
Ia berharap melalui sosialisasi tersebut, seluruh peserta, mulai dari kepala kampung, lurah, ketua RT/RW, kader, tokoh perempuan, tokoh agama, tokoh adat hingga masyarakat, dapat memahami serta menerapkan materi yang diperoleh dalam kehidupan keluarga sehari-hari.
“Kami berharap sosialisasi ini tidak hanya didengarkan, tetapi juga dibawa pulang dan diterapkan di rumah masing-masing,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Distrik Pariwari berharap sinergi bersama DP3AP2KB Kabupaten Fakfak dapat terus diperkuat guna mewujudkan keluarga yang tangguh, perempuan yang berdaya, serta anak-anak yang terlindungi di wilayah Distrik Pariwari.














