BERITA TERKINI

Kesuksesan Budidaya Ikan Koi di Ciamis Dilirik Wabup Garut

×

Kesuksesan Budidaya Ikan Koi di Ciamis Dilirik Wabup Garut

Sebarkan artikel ini
Bupati Ciamis saat berfoto bersama rombongan Garut (Kayan Manggalj / Mattanews.co)
Bupati Ciamis saat berfoto bersama rombongan Garut (Kayan Manggala / Mattanews.co)

 

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

Reporter : Kayan Manggala

CIAMIS, Mattanews.co – Wakil Bupati (Wabup) Ciamis Yana D Putra mendampingi Wabup Garut Helmi Budiman, saat study banding pembudidayaan ikan koi di Kelompok budidaya ikan (Pokdakan) Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Dalam pelaksanaan pembudidayaannya, kelompok ikan tersebut dibina secara langsung oleh kelompok pembudidaya ikan bernama AMplus.

Mereka juga membuktikan, kesuksesan memanen bibit ikan koi peliharaan plasma.

Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengungkapkan, Wabup Garut datang ke Ciamis, dalam rangka studi banding budidaya ikan koi untuk diterapkan pola pembudidayaannya di Kabupaten Garut.

“Kedatangan Wabup Garut ini membuktikan budidaya ikan koi di Ciamis sudah mulai diketahui orang banyak,” katanya, Sabtu (26/12/2020).

Ia mengharapkan budidaya ikan koi ini, bisa menjadi primadona di Kabupaten Ciamis.

Serta bisa menjadi daya tarik masyarakat darrit luar daerah, untuk ke Ciamis.

“Dalam pembudidayaannya, harus melihat potensi daerah yang sesuai untuk ikan tersebut. Semoga budidaya ikan koi ini ke depannya, bisa menjadi primadona di Kabupaten Ciamis,” Harap Yana.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut menjelaskan, kehadirannya di Kelompok Budidaya binaan AMplus ini, sebagai upaya study banding untuk mengetahui tata kelola niaga, pola pembudidayaan yang mengarah kepada pemberdayaan masyarakat.

“Saya tertarik dengan tata kelola pembudidayaan ikan koi yang dilakukan kelompok pembudidaya disini, karena mampu berdampak pada pemberdayaan kelompok masyarakat,” ucapnya.

Dia juga tertarik dengan daya tarik ikan koi. Bahkan ada investor datang terjun ke lokasi budidaya di daerah Desa Muktisari ini secara langsung.

Yang menjadi poin penting studi banding ini, lanjutnya, yaitu belajar terkait tata niaga dan pemberdayaan masyarakat.

“Budidaya ikan koi di Garut sudah banyak, kalau ada lomba pun banyak peminatnya,” ungkapnya.

Dia menilai, satu yang perlu dilengkapi di budiday ikan koi di Garut, yaitu tata kelola niaga. Karena itu, dia belajar langsung dari pembudidaya di Kabupaten Ciamis.

 

Keuntungan Budidaya Ikan Koi

Bupati Ciamis saat berfoto bersama rombongan Garut (Kayan Manggalj / Mattanews.co)
Bupati Ciamis saat berfoto bersama rombongan Garut (Kayan Manggala / Mattanews.co)

Presdir AmPlus Arie Mirza, mengungkapkan, budidaya ikan koi cukup menjanjikan karena bernilai jual tinggi.

“Hanya butuh waktu tiga bulan dari modal awal Rp17 ribu per ekor, bisa menjual yang dibesarkan oleh para plasma seharga Rp150 ribu per ekor,” katanya.

Arie mengatakan, sistem plasma yang dilakukan AmPlus dilakukan dengan bekerjasama dengan BUMDes, yang ada di Kecamatan Cipaku. Hal itu untuk mendorong perekonomian di pedesaan.

“Dengan tagline ‘Dari Desa untuk Indonesia‘, kami disini berusaha membangkitkan perekonomian di pedesaan dengan budidaya ikan Koi,” katanya.

Arie mengatakan, ke depannya, Kabupaten Ciamis bisa menjadi sentra ikan Koi yang mumpuni. Sehingga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Saya ingin hasil budidaya ikan yang dikembangkan di sini bisa sejajar dengan daerah lain yang telah dulu membudidayakannya,” ucapnya.

Editor : Nefri