Klaim Tapal Batas, Legislatif dan Eksekutif Aceh Tamiang Turun ke Lokasi

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Terkait tapal batas Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh dengan Sumatera Utara (Sumut) di Desa Tenggulun Kabupaten setempat, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) dan unsur Pemerintahan Daerah melakukan peninjauan lapangan, Selasa (6/4/2021).

Bacaan Lainnya

Asissten Pemerintahan Sekretariat Bupati Aceh Tamiang, Amiruddin mengatakan, setelah dilakukan survey ternyata lahan seluas 1.100 hektare di dusun Adilmakmur II, Kecamatan Tenggulun masuk dalam Kabupaten Aceh Tamiang.

“Ada tiga titik sample yang kita lakukan suvey. Kita memastikan terkait tapal batas yang sesuai dengan permendagri no 28 tahun 2021,” ungkapnya.

Menurutnya, hasil survey tersebut, akan di berikan kepada Bupati Aceh Tamiang.

“Selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan pemerintahan Aceh,” terang Amiruddin.

Disinggung langkah hukum yang diambil Pemerintah Aceh Tamiang, dirinya mengatakan sudah putus pengadilan Negeri Stabat atas lahan seluas 1.100 ha.

“Ya karena masuk dalam wilayah kita, bersama-sama saling backuplah dengan provinsi,” jelas Asissten I Setdakab bidang Pemerintahan itu.

Sementara itu, Ketua Pimpinan DPRK Aceh Tamiang, Suprianto menjelaskan, mengapresiasi langkah pemerintahan Kabupaten terkait tapal batas atas peninjauan bersama.

“Dengan peninjauan itu, jadi kita sama-sama tahu, apa yang diklaim oleh PN Stabat berada di Aceh Tamiang,” tukasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pengadilan Stabat Nomor: 43/PDT.G/2020/PN STB pada 3 November 2020 lalu terhadap lahan seluas 1.100 hektare di dusun Adilmakmur II, Kecamatan Tenggulun, Aceh Tamiang.

Sehingga berdasarkan berita acara eksekusi penyerahan PN Stabat Nomor: 7/Pen.Eks/Akta Perdamaian/2020/PN Stb, eksekusi dilakukan pada 10 Maret 2021 lalu atas permohonan Bukhary (68) warga Jalan Selambo IV Nomor 14, Kecamatan Medan Amplas, Medan, Sumatera Utara.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait