MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Komando Distrik Militer 1206 Putussibau (Kodim 1206/Putussibau) menggelar kegiatan Pembinaan Rencana Tata Ruang Wilayah Pertahanan Darat (Wilhanrat), untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah.
Dengan membawakan tema “Terwujudnya Rencana Rinci Wilayah Pertahanan (RRWP) darat statis maupun dinamis guna mendukung terbentuknya wilayah pertahanan darat yang kokoh, terpadu dan selaras dengan pembangunan Nasional”.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rencana rinci yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam pengembangan wilayah pertahanan darat yang mana Kabupaten Kapuas Hulu memiliki 23 Kecamatan dan juga berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia bagian timur
Tak hanya itu, pembinaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antara Kodim 1206/Psb di setiap wilayah dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi lainnya.
Di Aula Alambhana Makodim Putussibau para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya tata ruang yang baik dalam mendukung pertahanan negara dan pembangunan daerah.
Diskusi dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan tata ruang Wilhanrat yang telah dilakukan sebelumnya pun dilakukan.
Sebagai pimpinan tertinggi di Kodim 1206 Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro S.I.P., M.I.P., M.Han. menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menjaga keserasian dan keterpaduan pembangunan wilayah.
“Kegiatan ini, dilaksanakan bertujuan untuk menjamin terciptanya pembinaan tata ruang wilayah pertahanan darat yang serasi, selaras dan terpadu dengan rencana tata ruang wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu,” tegas Dandim.
Ia katakan pembinaan RT/RW Wilhanrat ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa pembangunan di wilayah pertahanan kita berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat luas.
“Dengan diadakannya pembinaan ini, diharapkan dapat terwujud wilayah pertahanan darat yang terencana dengan baik, sehingga mampu meningkatkan efektivitas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah,” kata Dandim.
Menurut Dandim, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung tugas dan fungsi TNI.
“Khususnya dalam menciptakan situasi yang kondusif bagi pembangunan daerah di Kabupaten Kapuas Hulu secara khusus dan Kalimantan Barat pada umumnya,” pungkasnya.















