MATTANEWS.CO, FAKFAK – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Fakfak, menyelenggarakan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi melalui Pelatihan Anyaman Tas Tomang di Kampung Wayati dan Kampung Wayati Barat, Distrik Fakfak Timur Tengah.
Tas Tomang merupakan simbol kebanggaan dan identitas masyarakat Fakfak. Tas ini melambangkan kearifan lokal, ketahanan, dan warisan budaya yang dijunjung tinggi.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala DP3AP2KB Lina Surjani, SH, MM, diwakili Sekretaris Idiana Totting, SKM. MM, dengan dihadiri oleh, Kepala Bidang PUG, Jubaida Husen,S.Sos, Perwakilan dari Distrik dan kepala Kampung Wayati Barat yang berlangsung di gedung sekolah PAUD Merpati Kampung Wayati, Senin (8/6/2026).
Kegiatan ini diawali dengan penyerahan bahan dan alat dari Sekretaris DP3AP2KB kepada pihak Distrik dan kepala Kampung dan selanjutnya dari Distrik dan Kepala Kampung menyerahkan kepada masyarakat untuk dapat mengolah dalam menganyam tas tomang dan bentuk lainnya. Kegiatan ini mendapat dukungan dan respon positif dari pihak Distrik dan juga Kampung.
Idiana Toting dalam sambutannya menyampika, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan peran dan partisipasi perempuan di tengah kehidupan masyarakat. Perempuan memiliki peran penting bukan hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan ekonomi di kampung.
Melalui pelatihan anyaman tas tomang ini, kami ia berharap, melalui pelatihan ini ibu-ibu dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus melestarikan budaya lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Fakfak.
“Kerajinan anyaman tomang memiliki nilai budaya dan nilai ekonomi yang sangat baik. Jika terus dikembangkan dengan kreatifitas dan semangat usaha, maka hasil kerajinan ini dapat menjadi produk unggulan kampung yang mampu membantu kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.
Selain itu, melalui pelatihani ini DP3AP2KB mendorong perempuan agar semakin aktif berpartisipasi dalam kehidupan sosial masyarakat, memiliki pemahaman tentang hak dan perannya, serta berani terlibat dalam kegiatan pembangunan di kampung.
“Kesempatan seperti ini sangat baik untuk belajar bersama, berbagi pengalaman, dan memperkuat kebersamaan antar perempuan di kampung,” tegasnya.
“Kami mengajak seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik, serius, dan penuh semangat sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” sambung Idiana Totting
Diakhir sambutannya, Idiana Totting, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kampung, para pendamping, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati setiap langkah dan usaha kita bersama,” tutupnya.














