BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Lagi, Warga Binaan Lapas Klas I Pakjo Meregang Nyawa di Sel Tahanan

×

Lagi, Warga Binaan Lapas Klas I Pakjo Meregang Nyawa di Sel Tahanan

Sebarkan artikel ini

* Ditemukan Luka dibagian Kepala dan Memar di Kening Korban 

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Lagi, salah satu warga binaan Rutan Klas I Pakjo Palembang, Irohmin (22) meregang nyawa dalam sel tahanan. Korban yang berdomisili di Jalan Pengadilan Pulogadung, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang Alang Lebar, Palembang sempat dilarikan ke RS Siti Khodijah dan akhirnya meninggal dunia, Kamis (8/8/2024).

Diungkapkan Yesi Darsono, dirinya menerima telphone dari petugas Lapas Klas I Pakjo.

“Sekitar pukul 03.00 WIB saya menerima telpon dari Lapas. Mereka bilang kalau korban dibawa ke RS Siti Khodijah,” jelasnya.

Yesi menambahkan, sesampainya di UGD RS Siti Khodijah, malah melihat tubuh korban sudah tertutup selimut.

“Saya syock melihat korban sudah terbujur kaku berselimut putih. Saat saya lihat ditubuhnya, terdapat luka dibagian kepala sebelah kiri dan memar di kening,” urainya.

Yesi menjelaskan, karena ditemukan sejumlah luka yang tidak wajar itulah, memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dan korban kembli dibawa ke RS Bhayangkara untuk kepentingan Visum Et Repertum.

“Kami merasa ada kejanggalan atas meninggalnya korban, sehingga kami memutuskan untuk membawa ke RS Bhayangkara untuk divisum,”urainya.

Ditambahkan paman korban, Huja (68) warga Muara Punjung, Babat Toman, Musi Banyuasin menjelaskan, terdapat luka di bagian kepala dan jari korban.

“Kami sekeluarga merasa aneh dan tidak wajar, kami melihat ada luka di kepala, saat dipegang kepalanya masih mengeluarkan darah segar. Hingga saat ini korban sudah dimandikan dan dikafani, lalu kami sepakat minta visum,” paparnya.

Huja berharap pihak terkait dapat berkerja profesional dan membuat masalah ini terang benderang.

“Kami hanya meminta keadilan, sampai sekarang masih proses administrasi untuk lanjut ke proses lebih lanjut. Semoga hasilnya memuaskan kami sebagai pihak keluarga korban,” tandasnya.