BERITA TERKINIEKONOMI & BISNISHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Mantan Direktur Bank Pembangunan Daerah ‘Beberkan’ Dugaan Manipulasi RUPS-LB

×

Mantan Direktur Bank Pembangunan Daerah ‘Beberkan’ Dugaan Manipulasi RUPS-LB

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Mantan Direktur Bank Pembangunan Daerah, Bank Sumsel Babel, Asfan Fikri Sanaf ‘beberkan’ dugaan seputaran manipulasi Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Sumsel Babel (BSB) yang digelar di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, tahun 2020 lalu kepada awam media, usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Mabes Polri, di ruang Unit Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang, Selasa (21/11/2023).

“Saya diperiksa untuk menjelaskan, jalannya RUPS-LB BSB, pada 9 maret 2020 di Pangkal Pinang. Karena saat itu saya hadir, dari dimulainya rapat hingga ditutup. Jadi saya mengetahui semua apa yang dibahas saat itu,” ungkap Asfan Fikri Sanaf.

Asfan menjelaskan, pada RUPS-LB waktu itu, ada usulan dari Gubernur Provinsi Bangka Belitung untuk menambah satu orang komisaris dan satu orang direksi.

“Yang diusulkan, Komisaris Bapak Syafarudin dan untuk Direksi Bapak Mulyadi Mustofa. Usulan disampaikan oleh Gubernur Babel dan disetujui oleh semua pemegang saham, Gubernur Sumsel, bupati/walikota se Sumsel dan Babel,” tuturnya.

Mengenai dugaan manipulasi, lanjutnya, saat hadir di Pangkal Pinang, dirinya masih menjadi Staf Khusus Bidang Keuangan dan Perbankan Gubernur Sumsel, tetapi pada bulan Mei dipindahkan ke Staf Khusus Bidang Olahraga.

“Sejak itu saya tidak mengikuti lagi perkembangannya seperti apa, berikut hasilnya. Saya tahu hasilnya, ada penunjukan komisaris. Nah, bagaimana follow up itu, yang saya tidak ikut lagi. Saya sudah pindah jadi Stafsus Bidang Olahraga. Ini dilaporkan seseorang, ada yang melaporkan bahwa dalam RUPS-LB tadi, terjadi dugaan pemalsuaan risalah RUPS-LB. Ditanyakan kepada saya, saya tidak bisa komen, karena tidak lagi menjabat sebagai Stafsus keuangan,” ujar Asfan.

Asfan menambahkan, setelah tidak lagi menjabat sebagai Stafsus Keuangan dan Perbankan Gubernur Sumsel, Safarudin dan Mulyadi Mustofa, tidak diangkat menjadi Komisari dan Direksi Bank Sumsel Babel.

“Setelah tidak menjabat, ternyata pak Safaruddin dan Mulyadi Mustofa tidak diangkat. Nah itu pertanyaan penyidik tadi. Apakah bapak mengetahui, saya tidak tahu. Tetapi ketika saya hadir rapat, 100 persen saya tahu diusulkan beliau berdua itu, tetapi tidak diangkat,” pungkasnya.