MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Minimnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Anggota Dewan yang menghadiri Musyawarah Nagari Padang Laweh, kecamatan Sungai Tarab, Membuahkan pertanyaan kepada siapa lagi aspirasi Masyarakat akan disampaikan?.
Hal ini, disampaikan oleh Wali Nagari Padang Laweh, saat menggelar Musyawarah Nagari(Musnag) Rencana Kerja Pemerintahan(RKP) Tahun 2025, dan Daftar Usulan, Rencana Kerja Pemerintahan(DURKP) Tahun 2027, yang diadakan di Aula Kantor Wali Nagari setempat, Senin(21/7/2025).
Musnag wajib dilaksanakan oleh Nagari, yang telah diatur oleh Undang-undan dan Permendes, juga diatur juga oleh Peraturan Bupati, bahwasanya, untuk pelaksanaan pembangunan dinagari, harus tertuang dalam RKP, yang diprioritaskan, juga DURKP, yang akan diusulkan, untuk dibawa ke Musrenbang Kecamatan dan Kabupaten nantinya, namun dalam Musnag Nagari Padang Laweh ini, minim dihadiri oleh OPD dan anggota Dewan.
Dalam musnag tersebut tampak yang hadir, Ketua BPRN, Harmulis DT.Batuah, Wali Nagari Padang Laweh, Rahmat Febri Jeni, Kasi PMD, kecamatan Sungai Tarab, KAN, Tokoh Masyarakat, pemuda dan lain sebagainya.
Rahmat Febri Jeni, Wali Nagari Padang Laweh, dimungkinkan karna Efisiensi Anggaran, minimnya OPD dan Anggota Dewan yang hadir di Musnag yang iya lakukan sekarang ini.
“Kami, sebagai wali Nagari, berasumsi positif saja, atau mungkin karna Efesiensi anggaran, minimnya kedatangan OPD dan Anggota DPRD, untuk menghadiri Musnag yang kami, gelar ini” katanya.
Namun untuk, menjalankan aturan dan perintah Undang-undang, dan permen, iya harus, melaksanakan rencana kerja pemerintahan, dan Daftar usulan yang akan dibawa ke musrenbang Kecamatan dan kabupaten nantinya.
“Walaupun, acara kami ini, minimnya kehadiran OPD dang anggota Dewan, kami wajib menggelarnya, karna hal ini, wajib kami, adakan” tuturnya.
Iskandar, Tokoh masyarakat dan musnag, iya sangat kecewa, kepada siapa iya menyampaikan aspirasi, padahal kendala di Nagari sangat banyak, sedangkan Wali Nagari hanya terbatas untuk menjalankanya.
“Atasnama masyarakar, kami sedikit kecewa, pada Anggota DPRD dan OPD, karna kepada siapa kami, menyampaikan aspirasi kami, banyak hal, yang kami rasakan di Nagari ini, seperti tentang ODGJ, dan orang hilang, karna kasian kita sama Wali Nagari” pungkasnya.














