BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Niat Antar Anak ke Pesantren Batal, Mobil Digondol Maling

×

Niat Antar Anak ke Pesantren Batal, Mobil Digondol Maling

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Warga Kota Palembang kembali dihadapkan pada aksi kriminal yang meresahkan. Kali ini, satu unit mobil pribadi jenis Kijang warna merah dengan nomor polisi BG 1129 CK milik Iskandar (49) dilaporkan hilang dicuri di Jalan Tanjung Bubuk, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, saat hendak mengantarkan anak ke pesantren, Kamis (30/4/2026).

Aksi pencurian tersebut diduga dilakukan oleh dua pelaku dan terekam kamera CCTV pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat ditemui Iskandar mengatakan dirinya baru mengetahui mobilnya hilang saat hendak mengantar anaknya ke pondok pesantren pada pagi hari. Saat itu, ia mendapati garasi rumah sudah dalam keadaan kosong.

“Saya tahunya pagi, waktu mau antar anak. Pas lihat ke garasi, mobil sudah tidak ada. Setelah itu saya cek rekaman CCTV, ternyata memang dicuri,” ujar Iskandar saat ditemui, Kamis (30/4/2026).

Dari hasil rekaman CCTV, tampak dua orang pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku berjaga di atas motor, sementara rekannya masuk ke dalam area rumah untuk mengambil mobil korban.

“Kalau dilihat dari CCTV, pelakunya dua orang. Mereka datang pakai motor. Satu orang menunggu di atas motor, sementara satu lagi masuk dan mendorong mobil keluar. Setelah agak jauh, baru mobil itu dihidupkan dengan bantuan temannya,” jelasnya.

Aksi tersebut terbilang berani karena dilakukan saat dini hari, ketika lingkungan sekitar masih sepi dan warga belum beraktivitas. Diduga, pelaku telah lebih dulu mengintai kondisi sekitar sebelum melancarkan aksinya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Iskandar pun telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Ilir Barat I Palembang dengan melampirkan rekaman CCTV sebagai barang bukti.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebutkan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Saat ini anggota lapangan masih dalam lidik, korban sudah membuat laporan ke Polsek,” tandasnya.