MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung Polda Jawa Timur terus memperkuat penegakan hukum di jalan raya dengan mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Handheld. Teknologi tilang elektronik genggam itu diklaim membawa sistem penindakan yang lebih modern, cepat, objektif, dan minim celah pelanggaran.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Tulungagung, AKP Mohammad Taufik Nabila, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap pelanggaran lalu lintas kini dapat langsung direkam secara digital oleh petugas di lapangan menggunakan perangkat ETLE Handheld.
“Prosesnya cepat, bukti pelanggaran jelas, dan penindakan dilakukan secara objektif berdasarkan data digital yang terekam. Tidak ada lagi tawar-menawar di jalan,” tegas AKP Taufik dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026), di sela pengamanan aksi damai di timur pintu Mapolres Tulungagung.
Menurutnya, penerapan ETLE Handheld menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital sekaligus langkah konkret menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.
Ia menekankan, kehadiran perangkat tersebut bukan untuk menakut-nakuti pengendara, melainkan sebagai pengingat pentingnya disiplin di jalan raya demi keselamatan bersama.
“ETLE Handheld ini alat bantu. Tujuan akhirnya adalah mengubah perilaku. Kami ingin masyarakat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban karena takut ada petugas,” ujarnya.
Dengan sistem digital, seluruh proses penindakan dilakukan lebih transparan karena pelanggaran tercatat otomatis lengkap dengan bukti visual. Hal ini sekaligus mengurangi potensi praktik pelanggaran prosedur dalam penindakan di lapangan.
Satlantas Polres Tulungagung juga mengimbau masyarakat untuk mulai membangun kesadaran dari diri sendiri dengan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, membawa kelengkapan surat kendaraan seperti SIM dan STNK, serta menggunakan perlengkapan berkendara sesuai standar keselamatan.
“Dengan tertib, kita tidak hanya menghindari sanksi tilang, tapi juga ikut menjaga nyawa kita dan pengguna jalan lain. Mari bersama wujudkan Tulungagung yang aman dan nyaman,” pungkas AKP Taufik.














