Nodong di Atas Jembatan Ampera, Sandi Diringkus

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Belum 1 x 24 jam, Satreskrim Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang berhasil meringkus salah satu pelaku penodongan di atas Jembatan Ampera Kelurahan 9-10 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang. Muhammad Sandi alias Sandi (21) tidak dapat mengelak setelah petugas mengkonfrontirnya dengan korban M Ridwan (19) warga Kelurahan 3 Ilir Kecamatan IT II Palembang, Rabu (2/6/2021) pukul 21.10 WIB di ruang SPKT Polrestabes Palembang.

Bacaan Lainnya

Kejadian berawal saat korban melintas dilokasi. Tiba-tiba, tiga pelaku mendekat dan merampas handphone (HP) merek Oppo A37 milik korban. Setelah itu, ketiga bandit langsung kabur.

“Satu dari tiga pelaku sudah berhasil diamankan, sesaat setelah menerima laporan korban. Kini kami masih terus kembangkan kasusnya dan segera manangkap pelaku lainnya, yang identitasnya sudah kita kantongi,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum, AKP Robert Perdamaian Sihombing.

Kasat menambahkan, tersangka akan dijerat pasal 365 KUHP ancaman kurungan diatas 5 tahun.

“Turut kami sita kotak handphone merek Oppo A37. Tersangka ini kterancam penjara lima tahun, sebagaimana diatur dalam pasal 365 KUHP,” tukasnya.

Semenetara, tersangka Sandi saat diwawancarai wartawan mengaku dirinya terpaksa karena diajak minum tuak dari pelaku yang tidak dikenalnya.

“Malam itu saya hendak ngamen di BKB pak. Tidak sengaja bertemu pelaku yang tidak dikenal, ngajak minum tuak. Takut, saya mengikuti ajakan mereka. Ketika hendak pulang, pelaku melarang saya dan dia mengajak saya kerja. Kebetulan ada korban melintas, saya langsung dekati, sementara pelaku lain memukul kepala korban dan mencekiknya. Setelah itu, pelaku rampas handphonenya,” jelasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait