* Pawai Karnaval PHBN HUT Kemerdekaan RI ke-79
MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Pemerintah Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menggelar pawai karnaval dalam rangka Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Minggu (11/8/2024).
Pantauan media, dalam pawai karnaval itu, Kepala Desa (Kades) Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Agus Waluya mengenakan busana adat Jawa Timuran dan berdiri diatas kereta kencana.
“Busana adat yang kenakan ini merupakan khas Jawa Timuran. Dan, saya merasa bangga menjadi salah satu warga Jawa Timur,” terang pria yang kerap disapa Agus Jendral itu.
Agus Jendral menambahkan, partisipasi warga di 25 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Desa Plosokandang patut diberikan apresiasi dalam mengikuti pawai karnaval dalam rangka PHBN HUT Kemerdekaan RI ke-79 penuh semangat.
“Tema pawai karnaval dalam rangka PHBN HUT Kemerdekaan RI ke-79 yakni Bhinneka Tunggal Ika, Perjuangan, sekaligus menampilkan potensi Desa Plosokandang. Saya kenakan baju adat ala Suroboyoan maka tadi saat di atas kereta kencana banyak yang sebut Cak Jendral,” terangnya.
Lebih lanjut Agus Jendral menjelaskan bahwasanya busana khas Jawa Timur yang ia kenakan sebenarnya bukan hanya sekadar busana, tetapi juga sebuah warisan budaya yang dijunjung tinggi.
Pemakaian pakaian tradisional ini, sambung dia, sering kali dikenakan dalam kegiatan seperti upacara adat, seperti pernikahan, pertunjukan seni atau acara keagamaan.
“Pemeliharaan dan penggunaan busana khas Jawa Timur dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga sebagai bentuk rasa bangga terhadap warisan nenek moyang. Dengan menghargai keindahan busana tradisional Jawa Timur, kita tidak hanya merayakan kekayaan budaya lokal tetapi juga menciptakan jembatan antara masa lalu dan masa depan. Busana khas Jawa Timur bukan hanya sekadar pakaian akan tetapi merupakan sebuah karya seni yang hidup, menceritakan kisah sejarah, dan merayakan keindahan yang abadi,” tandasnya.
Lebih dalam Agus Jendral memaparkan ia mengharapkan dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan dilaksanakan pada 27 November 2024, khususnya Kabupaten Tulungagung dapat berjalan aman, kondusif, dan melahirkan seorang pemimpin yang amanah.
“Dari Pilkada nanti akan muncul pemimpin yang amanah akan membawa Tulungagung lebih baik lagi. Berbeda pilihan saat Pilkada nanti merupakan hal biasa, tetap menjaga rasa persaudaraan dan merajut tali silaturahmi itu hal luar biasa,” pungkasnya.














