BERITA TERKINI

Pegadaian Beri Bantuan Ke Panti 

×

Pegadaian Beri Bantuan Ke Panti 

Sebarkan artikel ini

Reporter : Yulie Afriyani

PALEMBANG, Mattanews.co-
Penyerahan Bantuan PKBL-CSR PT Pegadaian (Persero) dalam rangka bakti sosial IIKP Kanwil III Palembang dan PKBL-CSR kepada Panti Jompo Tresna Werda atau Panti Lansia Harapan Kita Palembang Dinsos Provinsi Jalan Jompo Sukabangun, Selasa (23/4/2019).

Ikatan Istri Keluarga Pegadaian (IIKP) Kanwil III, Nisa Eka Febriansyah mengatakan, setiap tahun dalam merayakan HUT Pegadaian ada program CSR, itu dilaksanakan nasional. “Untuk di Palembang dilaksanakan minggu ini. Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi penghuni panti,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Vice presiden Busines Analis Pegadaian kanwil III Didik Susilo menambahkan, pihaknya bersilaturahmi berkunjung dengan orang tua disini. ‘Saya kesini, seperti menengok orang tua saya sendiri. Izinkan kami dari Pegadaian Persero wilayah III, dalam rangkaian HUT Pegadaian, kami memberikan oleh-oleh. Ini wujud cinta kami dengan orang tua kami,” katanya.

“Semoga bapak dan ubi sehat selalu. Kita berharap pegadaian, dengan berbagi Allah rido dengan apa yang kita kerjakan. Dengan silaturahmi ini In Sha Allah memanjangkan umur kita,” bebernya.

Lebih lanjut Didik menuturkan, bantuan yang diberikan sesuai dengan apa yang butuhkan, ada sembako, TV, mesin cuci, ada kulkas.

“Ini sudah disurvei, dan bantuan yang kita berikan sudah sesuai dengan kebutuhan mereka di panti ini,” katanya.

Koordinator Panti Panti Lansia Harapan Kita Palembang Dinsos Provinsi Parlan menuturkan, pihaknya berterima kasih atas perhatian dan kepedulian PT Pegadaian ke panti.

“Panti ini 2017 milik pemkot, namun bulan April 2017 diserahkan ke Dinsos Sumsel. Untuk penghuni panti disini berjumlah 60 orang. Umurnya mereka rata-rata 60-93 tahun,” paparnya.

“Panti ini milik pemprov. Dianggarkan pemprov untuk makan penghuni panti. Tapi panti ini bisa menerima donatur,” ucapnya.

Hambatan yang dihadapinya saat ini, lanjut Parlan, fisik panti ini sudah tua. “Bangunannya Tidak layak lagi. Orang tua disini ada 15 orang yang terbatas kemampuannya karena sudah keterbatasan untuk bergerak,” pungkasnya.

Editor : Bang YF