MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Pelawak kondang Duo Jo (Jo Klitik dan Jo Klutuk) menyebut Tulungagung Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto.
Hal ini diungkapkan dua pelawak bersaudara ini kepada awak media seusai launching acara salah satu media di Hotel Crown Victoria beberapa pekan lalu.
Dua pelawak muda ini terlahir dari keluarga seniman, sehingga darah seni yang mengalir tersebut akhirnya melambungkan namanya di blantika pelawak di Indonesia khususnya Tulungagung, dan siapa tidak mengenal mereka setiap tampil di atas panggung selalu memukau para penonton.
Penelusuran dari sumber terpercaya, adapun biodata pelawak Dua Jo yakni Jo Klitik sendiri memiliki nama asli Dwi sedangkan Jo Klutuk itu Soni, beliau ini merupakan putra dari seniman kondang yakni Alm. Bambang (Jo Lego) merupakan senior dari pelawak Ketoprak Siswo Budoyo.
Saat dijumpai, Jo Klitik mengakui saat ini memang sedang ramai job untuk pentas menghibur masyarakat. Oleh sebab itu ia bersama saudaranya (Jo Klutuk) harus bisa membagi waktu jadwal sebaik mungkin.
“Jadi begini, banyaknya orderan job untuk pentas ini tidak serta merta kami terima, namun demikian tidak boleh ada yang dikalahkan. Kami lihat siapa yang duluan, maka itu yang harus didahulukan,” ucap Jo Klitik diamini Jo Klutuk.
Dia menambahkan memasuki tahun politik ini ia seiring membanjirnya job pentas diatas panggung, maka sebagai pelawak yang profesional dalam tampilannya harus juga memberikan edukasi kepada penonton.
Meskipun demikian, sambung dia, sebagai seorang entertainment siapa pun yang mengundang dirinya tetap tampil all out sehingga masyarakat menjadi terhibur.
“Kami juga harus sesuaikan permintaan dari yang mengundang, pada prinsipnya kami alembono (Menyanjung.red) karena memang sebagai entertainment yang paling penting membuat penonton terhibur,” tambah pelawak memiliki slogan Lucu Ora Lucu Pokoke Guyu.
Lebih lanjut Dua Jo menjelaskan pihaknya justru mengaku bersyukur saat ini semakin banyak muncul pelawak-pelawak yang turut meramaikan dunia hiburan.
Menurut dia, justru lawakan-lawakan mereka itu ia mendapatkan inspirasi sehingga nantinya kami modifikasi dan tentunya dengan ide kreatifitas sehingga saat tampil di atas panggung penonton semakin terhibur.
“Jadi hadirnya pelawak-pelawak itu kami sangat apresiasi dan tetap di dorong untuk semakin maju,” terangnya.
“Saya sampaikan juga selain melawak, kami ini sebagai pencipta lagu atau tembang, melalui tembang inilah bisa menjadi ciri khas dan bagian dari lawakan yang mereka tampilkan,” sambungnya.
“Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat Tulungagung yang selama ini telah membesarkan namanya di blantika pelawak, dan kami menyadari tanpa ada dukungan dari semuanya ini tidak terkenal seperti saat ini,” katanya menambahkan.
“Maturnuwun (Terimakasih.red) atas semuanya, Kabupaten Tulungagung semakin Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto,” pungkasnya.















