Reporter : Agustoni
LAHAT, Mattanews.co – Pemerintah Kabupaten Lahat melakukan mediasi antara perusahaan tambang dan emak-emak pada Jumat (13/11). Diketahui sebelumnya, ratusan emak-emak dari 20 desa di Kecamatan Merapi Area mendatangi Pemkab Lahat untuk meminta keadilan kepada Pemkab Lahat dari perusahaan tambang batubara.
Perwakilan 29 Perusahaan Tambang Batubara diantaranya 4 Perusahaan Tambang dari Kabupaten Muara Enim dan 25 Dari Kabupaten Lahat, dan Asosiasi Angkutan Pertambangan Lahat (AAPL) telah ditemui titik terang perusahaan pada intinya setuju, namun dikembalikan sesuai dengan kemampuan perusahaan masing-masing.
Andi Wijaya dari PT Mustika Indah Permai (MIP) selaku perwakilan seluruh perusahaan Tambang Batubara mengatakan, pihaknya telah melakukan meeting zoom sebelum rapat di sini. Adapun hasil dari rumusan dengan teman-teman Tambang, yakni perusahaan merespon terkait penanggulangan debu di jalan raya.
“Perusahaan merespon dengan kemampuan perusahaan masing-masing, untuk kelanjutannya besarannya, asosiasi dapat mengundang IUP, Bayer dan transportir sehingga bisa didapati nilai rupiahnya,” ucapnya.
Selain itu, asosiasi harus melengkapi administrasi, namun pada intinya perusahaan ingin mengobrol dengan asosiasi kedepan, untuk bulan Kedua bagaimana kedepannya. Hal ini mengingat kemungkinan ada perusahaan menilai dengan nominal yang ditentukan sebelumnya terlalu besar, bagi perusahan untuk mengeluarkan setiap bulannya.
“ltu hasil rumusan kami bersama melalui meeting zoom, kedepan kami semua disini ingin mengobrol lagi terutama membahas angka nominal,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua AAPL Pandriadi menegaskan, batas waktu untuk pembayaran tukang sapu dijalan sampai tanggal 15, sedangkan saat ini sudah tanggal 13 dan tinggal beberapa hari lagi, sedangkan yang telah menyanggupi baru beberapa perusahaan.
“Intinya, untuk bulan ini dulu, mengenai kedepan bisa kita bahas kembali mengenai nominalnya,” kata Pandriadi.
Sementara itu, Wakil Bupati Lahat Haryanto yang didampingi Asisten II Sri Mulianti mengatakan, Pemerintah siap memediasi, apabila untuk kedepannya.
“Yang ingin dibahas kembali, silakan saja antara AAPL dengan Perusahaan untuk berdiskusi. Persoalan ini, harus dikerujutkan agar cepat selesai dan harus ada titik temunya, antara Perusahaan dengan AAPL maupun Emak-emak,” pungkasnya.
Editor : Chitet














