BERITA TERKINI

Pemkab Muba Komitmen Bantu Pembangunan Ponpes Al Ma’arif Babat Toman

×

Pemkab Muba Komitmen Bantu Pembangunan Ponpes Al Ma’arif Babat Toman

Sebarkan artikel ini

MUBA, Mattanews.co – Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Al Ma’arif di Kelurahan Babat Toman, Kecamatan Babat Toman, Rabu (11/11/2020).

Pada kesempatan tersebut, Beni Hernedi mengatakan dengan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Al Ma’arif, menambah lagi pusat pendidikan agama Islam di Kabupaten Muba untuk mencetak para santri.

“Pemkab Muba menyambut baik pembangunan Ponpes ini dan menjadi tanggungjawab bagi kami sebagai Pemerintah untuk membantu pembangunannya sampai dengan selesai,” ujar Beni.

Beni mengungkapkan pesantren di Indonesia sudah ada payung hukum, yakni Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, oleh karena itu pendirian pondok pesantren harus mengikuti UU tersebut.

“Kepada pengurus Yayasan Ponpes Al Ma’arif kami harapkan dapat menyamakan dan menyelaraskan dengan Undang-undang. Dimana dalam UU itu Pemerintah wajib mendukung sarana dan prasarananya,” ungkap Beni.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Ma’arif, Ustadz Imam Tabroni menyampaikan ponpes itu akan dibangun di atas lahan seluas satu hektar, tanah hibah dari Feri Oktariadi (Peyek).

Bangunan tersebut terdiri dari tiga ruang kelas, tiga asrama dan satu kantor yang membutuhkan dana sebesar 5,5 miliar.

“Untuk itu kami mohon dukungan masyarakat dan pemerintah agar pembangunan cepat selesai, sehingga tujuan kita dalam membentuk generasi bangsa, dan menumbuhkan karakter yang terpuji tercapai,” tandasnya.

Turut hadir Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Muba Dr H Opi Pahlopi selaku Ketua Forum Pondok Pesantren Muba, Camat Babat Toman Emilia Afrianita SSTP MSi, Ketua MUI Babat Toman H Juanda, Tokoh Agama dan Masyarakat KH Ali Sadikin (Lubuk Linggau), KH Jazuli (Sungai Lilin), dan H Kadin (Mangun Jaya).

 

 

Editor : Belgium