Perbedaan Regulasi dengan Kabupaten Lain, Pilwanag Tanah Datar Akhirnya Tertunda

  • Whatsapp
Nofendril Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan keluarga Berencana(PMDKB) Tanah Datar (M Rafi / Mattanews.co)
Nofendril Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan keluarga Berencana(PMDKB) Tanah Datar (M Rafi / Mattanews.co)

 

MATTANEWS.CO, TANAH. DATAR – Tertundanya Pemilihan Wali Nagari(Piwanag) di Kabupaten Tanah Datar, karena adanya perbedaan regulasi di kabupaten lain di Sumatera Barat (Sumbar).

Bacaan Lainnya

Dalam perencanaan semula, Pilwanag untuk 21 nagari di Tanah Datar digelar di bulan April 2021. Namun hingga bulan Juni 2021 ini, belum juga ada prosesnya sampai dengan seleksi bakal calon (bacalon) wali nagari.

Sementara itu, untuk kabupaten lain di Sumatera Barat sudah ada yang telah siap proses pemilihan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berencana (PMDKB) Tanah Datar Nofendril  membenarkan, jika ada perbedaan regulasi dengan kabupaten lain di Sumbar.

“Kita sudah layangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kemenkumham. Kita juga sudah koordinasi langsung, namun belum juga dapat balasan,” ungkapnya, Kamis (3/6/2021).

Mereka juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Kakanwil Kemenkumham Sumbar, namun jawabannya masih menunggu persetujuan pimpinan pusat.

Ketua Furum Komunikasi Nagari (FKWN) Tanah Datar Paze Andrif berharap, adanya sinkronisasi program antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar dan pemerintahan nagari, untuk mempercepat pilwanag.

Dia menilai, dengan lamanya penjabat sementara (Pjs) menjabat wali nagari hingga lebih dari setahun, daerahnya kurang bergerak ke arah lebih baik.

“Kami berharap untuk 21 nagari yang akan menggelar pilwanag, semoga pemilihan berjalan lancar dan mendapatkan hasilnya. Dan sesuai dengan kehendak masyarakat nagari,” ucapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait