Perkuat Sinergiritas Pemberantasan Korupsi, KPK dan APH Saling Koordinasi

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, ACEH –
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) guna memperkuat sinergiritas dalam upaya pemberantasan korupsi. Acara berlangsung Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Aceh, Kamis (25/3/2021).

Bacaan Lainnya

Ketua KPK, Firli Bahuri menyebutkan, rapat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian Daerah beserta jajaran di Aceh, untuk menyamakan pemahaman atas tugas dan kewenangan KPK.

“KPK memiliki enam tugas dan fungsi dalam pemberantasan korupsi yang meliputi tiga strategi, yaitu pendidikan, pencegahan dan penindakan,” ungkapnya.

Namun, katanya enam fungsi tersebut, tentunya akan lebih maksimal jika didukung dengan sinergitas seluruh aparat penegak hukum.

“Dengan demikian, dapat meminimalisir friksi dalam pelaksanaan tugas,” terang Ketua KPK.

Menurut Firli, penegakan hukum harus dikembalikan kepada tujuan hukum yaitu memberikan kepastian dan keadilan.

“Pada dasarnya tujuan penegak hukum, baik itu KPK, Kejaksaan dan Kepolisian adalah satu dan terikat pada tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana amanat alinea keempat pembukaan UUD 1945,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, KPK berharap dengan sinergitas ini dapat menjadi satu langkah perbaikan bersama dalam pemberantasan korupsi di Aceh.

“Dengan kewenangan supervisi, KPK dapat membantu persoalan-persoalan penanganan perkara di lapangan terkait perhitungan kerugian keuangan negara, bolak-balik berkas perkara, atau menghadirkan ahli,” tutur Ketua KPK, Firli Bahuri.

Dikesempatan yang sama, Kepala Kejati Aceh, M Yusuf menyampaikan, penanganan perkara yang ditangani saat ini tidak lepas dari berbagai hambatan, seperti perkara yang berlarut-larut sehingga dipertanyakan masyarakat dan mengakibatkan rendahnya kepercayaan terhadap penegakan hukum.

“Tentunya, kami mohon arahan, petunjuk, dan bimbingan agar penanganan perkara ke depan sesuai harapan,” urainya.

Hal senada juga disampaikan Kapolda Aceh melalui Wakil Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Raden Purwadi, pentingnya sinergitas dan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sinergi antara penegak hukum dalam pemberantasan korupsi.

“Hal utama adalah meningkatkan sinergiritas antar penyidik dengan menyelenggarakan koordinasi baik formal seperti MoU maupun informal melalui silaturahmi dan tatap muka untuk meningkatkan hubungan emosional sesama penyidik, serta sinergi operasional dalam bentuk penyidikan bersama terkait kasus yang rumit,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait