Pertamina Gandeng Pemberdayaan Lapas Wanita Palembang Salurkan Paket Makanan Sehat untuk Balita Stunting

  • Whatsapp
Pertamina Gandeng Pemberdayaan Lapas Wanita Palembang Salurkan Paket Makanan Sehat untuk Balita Stunting
Pertamina Gandeng Pemberdayaan Lapas Wanita Palembang Salurkan Paket Makanan Sehat untuk Balita Stunting

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sebagai wujud kepedulian terhadap balita stunting, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II melalui Integrated Terminal (IT) Palembang memberikan bantuan paket makanan sehat kepada balita stunting di wilayah ring 1 IT Palembang dalam rangka Hari Gizi Indonesia (28/2).

Stunting menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan data balita stunting di wilayah ring 1 IT Palembang, saat ini terdapat 54 kasus. Hal ini menjadi salah satu alasan IT Palembang memberikan paket makanan sehat untuk balita stunting.

Bacaan Lainnya

Paket Makanan Sehat ini merupakan produk yang dihasilkan oleh para “penghuni” Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Palembang, dimana produk yang dihasilkan adalah cookies bayam merah. Tidak hanya itu, bayam merah yang menjadi bahan baku pembuatan cookies juga merupakan hasil sayuran hidroponik pemberdayaan Lapas Perempuan.

Total makanan sehat yang diproduksi oleh Lapas Perempuan dan disalurkan untuk balita stunting di Kelurahan Mariana, Kelurahan Keramasan dan Kelurahan Kemang Agung sebanyak 300 paket.

Salah satu penghuni Lapas, Raihan merasakan manfaat dari kegiatan pembuatan cookies bayam merah ini.
“Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat menambah ilmu baru sehingga saat kita sudah bebas nanti bisa produksi sendiri dan mungkin kita bisa buka gerai sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, dari kegiatan pembagian paket makanan sehat untuk balita stunting, Lurah Mariana, Al Musa mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih atas perhatian yang telah diberikan oleh Pertamina terutama untuk balita stunting. “Semoga paket makanan sehat ini bermanfaat bagi balita-balita di Kelurahan Mariana khususnya sehingga balita-balita ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” ungkap Musa.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan berharap dengan di laksanakannya kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi balita stunting dan Lapas Perempuan Kelas II A Palembang.

Dari sisi pemberdayaan perempuan di Lapas Perempuan Kelas II A Palembang, kegiatan ini mendukung tujuan SDGs No. 5 yaitu mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan kaum perempuan, dimana dengan adanya kegiatan ini mendukung perempuan berperan aktif dalam kehidupan ekonomi dan masyarakat. Sedangkan dari sisi kegiatan pemberian makanan sehat untuk balita stunting mendukung tujuan SDGs No. 2 yaitu menghilangkan kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, serta meningkatkan pertanian berkelanjutan. Dimana melalui kegiatan ini dapat menurunkan angka stunting pada balita di wilayah ring 1 IT Palembang.

Total dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang telah disalurkan sebagai upaya pemberdayaan perempuan di Lapas Perempuan adalah sebesar Rp320 juta.

“Rencananya, program pemberdayaan perempuan di Lapas Perempuan akan berkelanjutan dengan rencana program pembuatan produk makanan sehat lainnya guna mendukung penurunan angka stunting, produk-produk ini juga akan dipasarkan secara lebih luas, sehingga akan berdampak pula pada peningkatan keterampilan dan pendapatan di Lapas Perempuan Kelas II A Palembang,” pungkas Umar.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait