Matakin Sumsel Terima Vaksin Pertama di Puskesmas Kalidoni

  • Whatsapp
Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Sumsel, Sakim Nanda Setiawan Homandala menerima Vaksin Covid-19 pertama mewakili agama Konghucu di Puskesmas Kalidoni, di Jalan Talang Gading, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Rabu (3/3/2021).
Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Sumsel, Sakim Nanda Setiawan Homandala menerima Vaksin Covid-19 pertama mewakili agama Konghucu di Puskesmas Kalidoni, di Jalan Talang Gading, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Rabu (3/3/2021).

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Sumsel, Sakim Nanda Setiawan Homandala menerima Vaksin Covid-19 pertama mewakili agama Konghucu di Puskesmas Kalidoni, di Jalan Talang Gading, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Rabu (3/3/2021).

“Saya melakili dari Matakin Sumsel, yang dapat vaksin Covid-19, tadi saya mendapatkan vaksin di puskesmas kalidoni. Kemarin saya sebelum ke puskes, saya sempat dapat telepon dari rumah sakit Siloam katanya belum melayani masih diutamakan yang lansia,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sakim menuturkan, tadi setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Palembang, Matakin Sumsel dapat undangan dan tetap dilayani.

“Sebelum divaksin tadi, saya di cek kondisi kesehatan, terus kita ditanya. Apakah pernah terpapar Covid-19 atau, tidak dan kondisi kesehatan saat ini bagaimana, untuk vaksin tahap dua akan dilaksanakan 14 hari kedepan, (17/3/2021) mendatang,” jelasnya.

Sakim menambahkan, untuk masyarakat jangan ragu-ragu untuk melakukan vaksin karena pemerintah tidak mungkin mencelakakan rakyatnya itu yang harus disadari dan harus sama-sama menjaga keutuhan dan keselamatan secara bersama-sama.

“Jangan ada keraguan, karena negara lain juga sudah di vaksin semua kenapa kita tidak. Jadi jangan terpancing oleh isu-isu hoax yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Sementara Itu, Plt Kadinkes Kota Palembang, dr Hj Fauzia mengatakan untuk total vaksin yang diterima tahap kedua di Palembang sebanyak 6080 vial.

“Jadi, dari total vaksin yang diterima pada tahap kedua, dimana sebanyak 5319 vial vaksin untuk penerima lanjut usia dan 761 vial vaksin untuk layanan publik,” tuturnya.

Fauzia menambahkan, untuk target pelaksanaan vaksin di Kota Palembang akan ditargetkan hingga bulan Maret tahun 2022 mendatang. Karena itu sesuai dengan target kebijakan nasional.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait