BERITA TERKINI

Pertikaian Antar Supir di Jalan Raya Banyuasin Sering Sebabkan Kemacetan

×

Pertikaian Antar Supir di Jalan Raya Banyuasin Sering Sebabkan Kemacetan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Nasir

Banyuasin, Mattanews.co – Berbagai macam prilaku para pengendara di jalan raya, sering meresakan sesama pengguna jalan, terutama di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel).

Seperti di depan Pondok Pesantren Qodratullah Desa langkan Kec.Banyuasin lll Kabupateb Banyuasin Sumsel.

Di daerah ini sering terjadi pertengkaran dan perkelahian antar supir.

Kali ini sopir AVZ dengan sopir mobil Box yang terlibat cekcok dan mengganggu para pengendara lain, pada hari Kamis (30/1/2020). Sehingga sempat macet lebih kurang sepang 500 meter.

Salbia (30), warga sekitar mengatakan, kejadian ini bukan kali pertama, namun sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Di sini setahuku sudah empat kali terjadi aksi seperti itu. Bahkan pernah ada sesama supir berkelahi menggunakan senjata tajam berupa parang. Pernah juga ada yang bonyok di keroyok dan kejar kejaran,” katanya.

Hal sepelela menjadi pemicunya. Seperti Kamis pagi ini, supir  AVZ BG 1450 JL dari arah pangkalan balai menuju Palembang, ribut dengan supir mobil Box BG 4950 JB dari arah Palembang menuju Betung.

Awalnya mobil AVZ itu menyalib mobil Bus antar provinsi, di atas tanjakan depan pondok pesantren Qodratullah Desa Langkan.

“Di depan jalan jalur berlawanan, ada mobil Box di jalur benar. Karena kelalaian  sopir AVZ hampir bertabrakan, pengendara AVZ itu malah marah-marah dan menantang berkelahi dan di layani sopir Box. Sehingga adu mulut dan hampir terjadi perkelahian fisik,” ucapnya.

Pertikaian ini membuat ruas jalan macet sepanjang lebih kurang 500 meter. Perselisiahan ini ahirnya dapat diselesaikan oleh salah seorang polisi, yang kebetulan melintas sehingga tidak terjadi perkelahian.

Warga sekitar Ahyat(60) mengharapkan, semoga kejadian ini tidak terulang lagi di Banyuasin, karena meresahkan para pengguna jalan raya lain dan membahayakan pengendara lain.

“Karena ke egoan dan kearoganan para pengendara yang tidak taat aturan dan ingin menang sendiri, merugikan orang lain,” ujarnya.

Editor : Nefri