Pihak Hukum Mahasiswa UIN Palembang Korban Penganiayaan Datangi Polda Sumsel

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Paska kasus penganiayaan yang telah berselang beberapa bulan terhadap Arya Lesmana Putera seorang mahasiswa universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang kini pihak Arya terima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

SP2HP tersebut ditujukan untuk Arya Lesmana Putera yang diterima pada Jumat 6 Januari 2023 lalu.

“Pada tanggal 29 Desember 2022 terduga terlapor ditetapkan sebagai tersangka,” ujar kuasa hukum Arya Lesmana, Rabu (11/01/23).

Adapun dalam hal ini, terduga terlapor yang ditetapkan sebagai tersangka yakni ada tiga orang yakni OR, A, dan N, imbuhnya.

M Sigit Muhaimin, S.H selaku kuasa hukum korban berharap agar kasus ini tidak berhenti sampai di titik ini, dirinya berharap kasus ini bisa di proses lebih lanjut karena sudah mendapat atensi dari masyarakat.

“Kemarin kami menyuratkan pula ke Kapolda Sumatera Selatan untuk segera melakukan penahanan karena ditakutkan menghilangkan barang bukti atau melarikan diri,” ujarnya.

Sigit mengharapkan dengan adanya proses ini semua yang masih abu-abu akan terungkap dan Sigit menambahkan bahwa sepengetahuannya ketiga tersangka tersebut hingga saat ini belum ditangkap karena tersangka ini baru ditetapkan.

“Dari hasil visum korban ini mengalami pemukulan dan keyakinan kami dari korban tidak hanya ada tiga orang, kami duga seluruh terlapor itu seluruhnya melakukan pengeroyokan,” ujarnya menambahkan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya kasus ini sudah menjadi perhatian masyarakat dan dianggap berhubungan dengan dunia pendidikan, sehingga kami harap segera dilakukan proses untuk ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

“Setelah kami berkoordinasi dengan penyidik dan pihak Polda Sumatera Selatan, setelah penetapan tersangka ini nanti akan di rekon ulang peristiwa yang terjadi di Gandus,”¬†tambahnya.

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait