Polisi Vs Bandar Narkoba, Satu Luka Bacok dan Satu Tewas

  • Whatsapp

MATTANEWS.COM, MUARA ENIM – Seorang Petugas Kepolisian Polsek Sungai Rotan, Muara Enim, Bripka Sudarsih mengalami luka serius akibat dibacok pelaku bandar narkoba, Jojon saat melakukan penangkapan di rumahnya.

Berawal dari informasi masyarakat, bahwa akan adanya transaksi narkoba di rumah pelaku di Desa Sukadana, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel).

Bacaan Lainnya

Atas informasi tersebut, anggota kepolisian dari Polsek Sungai Rotan langsung melakukan penggerebekan.

Kapolsek Sungai Rotan, Iptu Gunawan Sahferi SH MPd memerintahkan anggotanya, AIPDA M Jauhari beserta personilnya untuk melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut.

Setelah mendapatkan kebenaran informasi, lalu dilakukan upaya pengintaian.

Ia menjelaskan, peristiwa terjadi pada hari Sabtu (27/2), sekitar pukul 16.35 WIB, saat anggotanya melakukan penggerebekan di rumah tersangka.

Sstelah sampai di dalam rumah pelaku, Jojon sedang duduk di rumahnya bersama dua orang rekannya.

Mengetahui yang datang polisi, pelaku Jojon dan dua rekannya melarikan diri.

Saat itu, tersangka Jojon berhasil dihadang petugas pada saat hendak berlari ke arah dapur belakang rumahnya.

Saat hendak diamankan dan dilakukan penggeledahan pada pelaku Jojon, ia melakukan perlawanan dengan menyerang Bripka Sudarsih dengan parang.

Akibat serangan tersebut, Bripka Sudarsih terkena bacokan di bagian kepala.

“Bripka Sudarsih masih berupaya untuk melumpuhkan pelaku,” tuturnya kepada Mattanews.co, Senin (01/03/2021).

Tersangka masih terus mengayunkan parangnya dan membacok kepala Bripka Sudarsih untuk kedua kalinya, sambil meneriaki petugas rampok.

Mendengar teriakan tersebut, Aipda Jauhari yang sedang melakukan penggeledahan segera mendatangi Bripka Sudarsih untuk melakukan pertolongan.

Bripka Sudarsih sudah bersimbah darah dan pelaku masih melakukan perlawanan dengan parangnya.

Melihat hal tersebut, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku.

“Selanjutnya pelaku dan Bripka Sudarsih dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pertolongan medis dan pengobatan,” ujarnya.

Karena mengalami pendarahan, pelaku Jojon akhirnya meninggal dunia.

“Namun, sekitar pukul 18.35 WIB pelaku Jojon meninggal dunia setelah dilakukan perawatan oleh Puskesmas Sukarami Muara Enim karena pendarahan,” jelasnya.

Sementara Bripka sudarsih yg mengalami luka bacok dirujuk ke RS. Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Selain itu, barang bukti atas penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan dua puluh lima paket dengan berat 7,03 gram, yang diduga berisikan narkoba jenis sabu.

Polisi juga mengamankan dua butir diduga narkotika jenis ekstasi dgn berat 0,96 gram, satu buah timbangan digital dan satu bilah parang.

“Menurut catatan kepolisian tersangka merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan yang sangat meresahkan masyarakat, serta kasus penyerangan personil Polsek Sungai Rotan pada 2010 yang lalu,” tutupnya.

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait